Solo Hadirkan Ekskul Roblox untuk Siswa SMP, Dorong Kreativitas Generasi Alpha

Photo Author
- Sabtu, 13 September 2025 | 09:48 WIB
Roblox game kekinian anak Indonesia (@Roblox)
Roblox game kekinian anak Indonesia (@Roblox)

INSIBERNEWS - Ada yang baru dalam dunia pendidikan di Kota Solo. Wali Kota Respati Ardi resmi meluncurkan program ekstrakurikuler berbasis gim daring Roblox untuk siswa SMP. Program unik ini akan dijalankan di Solo Techno Park (STP) sebagai bagian dari upaya pemerintah kota menyesuaikan pendidikan dengan perkembangan dunia digital.

Baca Juga: Wow! Mariah Carey Siap Guncang Hutan Amazon, Manggung di Atas Sungai Guama 17 September Mendatang

Respati menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar bermain gim, tetapi dikemas dalam bentuk pembelajaran kreatif dengan pengawasan guru serta dukungan orang tua.

“Roblox ini kalau didampingi dengan pelatihan yang tepat, bisa membuat anak-anak lebih kreatif sekaligus belajar bersosialisasi dengan teman-temannya di dunia online,” jelasnya di Solo, Jumat (12/9/2025).

Menurutnya, pembelajaran tidak harus selalu disajikan dalam format formal yang kaku. Anak-anak berhak mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, apalagi di era teknologi seperti sekarang. Dengan memanfaatkan platform digital, siswa dapat mengasah kemampuan berpikir, berkolaborasi, bahkan memahami dasar-dasar pemrograman.

Baca Juga: Pria 22 Tahun Ditangkap atas Dugaan Penembakan Aktivis Konservatif Charlie Kirk

Roblox sendiri dikenal sebagai platform game-based learning yang memungkinkan penggunanya merancang permainan mereka sendiri. Inilah yang dianggap Respati sebagai peluang besar untuk mengembangkan kreativitas sejak usia sekolah.

“Dengan pendekatan ini, anak-anak bisa belajar tanpa merasa terbebani. Mereka merasa seperti bermain, padahal sebenarnya sedang mengasah keterampilan masa depan,” ujarnya.

Baca Juga: Stop Sementara Impor Gula Rafinasi, Pemerintah Fokus Lindungi Petani Lokal

Respati juga menyinggung soal perubahan generasi. Menurutnya, siswa SMP saat ini sudah bukan lagi bagian dari Generasi Z, melainkan Generasi Alpha—generasi yang lahir sepenuhnya di era digital.

Potensi mereka besar, tapi juga perlu diarahkan agar tidak hanya menjadi konsumen teknologi, melainkan mampu menciptakan karya dari teknologi tersebut.

Program ekskul ini juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi siswa untuk menemukan minat dan bakat baru. Selain sisi hiburan, ada peluang mengembangkan logika berpikir, kemampuan problem solving, hingga keterampilan desain digital. Semua itu merupakan bekal penting untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Baca Juga: Public Expose Live 2025: ANTAM Umumkan Pertumbuhan Laba Signifikan di Semester I 2025

Tak hanya itu, kehadiran ekskul Roblox juga jadi ruang kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan orang tua. Dengan pengawasan yang tepat, anak-anak diharapkan tetap bisa menikmati dunia digital dengan aman, sekaligus mendapatkan nilai positif darinya.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X