INSIBERNEWS - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul memastikan para siswa Sekolah Rakyat (SR) segera mendapatkan fasilitas laptop. Ia menyebut, distribusi laptop akan selesai dilakukan pada akhir September 2025, bersamaan dengan pembagian seragam dan papan tulis digital.
“Laptop semua sedang dalam proses pengadaan. Saya belum bisa jelaskan detail spesifikasinya, tapi yang jelas akhir September nanti sudah sampai di tangan siswa,” ungkap Gus Ipul saat menghadiri kegiatan di Kota Malang, Senin (8/9).
Baca Juga: Khalid Basalamah Penuhi Panggilan Ulang KPK Terkait Kasus Kuota Haji
Ia menambahkan, pemerintah tidak ingin ada celah penyimpangan dalam proses pengadaan. Untuk itu, Kementerian Sosial meminta pengawasan ekstra ketat agar program ini berjalan transparan dan sesuai aturan.
“Saya sudah minta bagian pengadaan untuk benar-benar hati-hati. Tidak boleh main-main. Kami juga sudah minta pendampingan dari kepolisian, kejaksaan, dan LKPP supaya semua jelas dan akuntabel,” tegasnya.
Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto. Program ini dirancang sebagai langkah cepat untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak di berbagai daerah, terutama yang sulit terjangkau sekolah formal.
Menurut Gus Ipul, pelaksanaan program hingga saat ini berjalan cukup baik, walau masih ditemui sejumlah kendala di lapangan.
Baca Juga: Banyak Artis Takut Jadi Bintang Tamu Lapor Pak, Andika Pratama Bongkar Alasannya!
“Sabtu lalu, saya dan tim kecil juga sudah lapor langsung ke Presiden mengenai perkembangan Sekolah Rakyat. Beliau minta agar pelaksanaan terus dipantau, sekaligus mencari solusi dari kendala yang ada,” tutur Gus Ipul.
Di Jawa Timur, tercatat ada 26 titik pelaksanaan Sekolah Rakyat, jumlah yang paling banyak dibandingkan provinsi lain di Indonesia. Meski begitu, fasilitas yang digunakan saat ini sebagian besar masih bersifat sementara.
Baca Juga: TNI Siber Temukan Dugaan Pelanggaran Hukum oleh Aktivis Ferry Irwandi, Siap Tempuh Jalur Hukum
“Untuk sementara kita manfaatkan gedung yang ada dulu. Tapi harapannya, tahun depan gedung permanen bisa segera diwujudkan agar proses belajar lebih nyaman,” ujarnya.
Program distribusi laptop ini diharapkan tidak hanya membantu proses belajar mengajar, tetapi juga mendorong literasi digital sejak dini. Pemerintah optimistis, dengan fasilitas yang lebih memadai, anak-anak di Sekolah Rakyat bisa merasakan pengalaman belajar yang lebih setara dengan sekolah formal lainnya.