INSIBERNEWS - Kabar pergantian Menteri Keuangan yang diumumkan pada awal pekan ini langsung memantik reaksi pasar. Menurut pengamat ekonomi Josua Pardede, respons cepat terlihat di perdagangan Senin sore, baik pada pergerakan rupiah maupun indeks saham.
Pasar offshore atau Non-Deliverable Forward (NDF) menunjukkan pelemahan rupiah, sementara IHSG juga ditutup melemah menjelang akhir sesi perdagangan.
Baca Juga: Gus Irfan Resmi Dilantik Jadi Menteri Haji dan Umrah, Prabowo Bentuk Kementerian Baru
“Kalau kita lihat, pasar domestik maupun offshore sudah bereaksi. Rupiah di NDF melemah, IHSG pun ikut terkoreksi di penutupan. Ini artinya kabar pergantian Menteri Keuangan menjadi sebuah kejutan bagi pelaku pasar,” jelas Josua.
Pergantian dari Sri Mulyani Indrawati kepada Purbaya Yudhi Sadewa dipandang sebagai transisi besar, mengingat perbedaan latar belakang keduanya.
Sri Mulyani dikenal piawai dalam pengelolaan fiskal, sementara Purbaya selama ini lebih fokus pada pengawasan sektor perbankan melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Perbedaan ini membuat pelaku pasar masih berhitung, menimbang arah kebijakan ke depan.
Baca Juga: Airlangga Hartarto Tanggapi Isu Reshuffle, Minta Publik Tunggu Kepastian dari Istana
Josua menilai, tantangan besar kini menanti Purbaya di Kementerian Keuangan. Salah satunya adalah bagaimana menjaga keseimbangan antara ambisi program pemerintah dengan kondisi ekonomi masyarakat.
Program strategis seperti pembangunan rumah, koperasi Merah Putih, Danantara, hingga target MBG, membutuhkan pembiayaan besar yang harus diseimbangkan dengan daya tahan fiskal negara.
Baca Juga: Rose Blackpink Raih 'Song of the Year' MTV VMA 2025 Lewat Kolaborasi dengan Bruno Mars
“Dalam hal fiskal, ini menjadi hal baru untuk beliau. Mengelola fiskal itu tidak sederhana. Pemerintah punya banyak program prioritas, tapi di sisi lain masyarakat menuntut daya beli tetap terjaga dan lapangan pekerjaan tercipta,” ujar Josua.
Meski begitu, Josua optimistis bahwa transisi ini bisa berjalan lebih mulus karena Purbaya tidak bekerja sendirian. Ia akan didampingi oleh tiga wakil menteri keuangan yang sudah terbiasa dengan dinamika pengelolaan fiskal. Kehadiran mereka diharapkan dapat mempercepat adaptasi kebijakan sekaligus menjaga kepercayaan pasar.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Ditangkap, Polisi Siapkan Rilis Resmi
Pasar, menurut Josua, dalam waktu dekat masih akan menunggu sinyal kuat dari Purbaya. Pernyataan resmi, strategi kebijakan, hingga komunikasi publik akan sangat menentukan arah pergerakan rupiah dan IHSG ke depan.
Artikel Terkait
Yusril: Negara Harus Hadir Lindungi Perempuan dan Anak di Era Digital
Ibu dan Dua Anak Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bandung, Diduga Dipicu Tekanan Hidup
Heboh Penemuan Mayat di Kalimalang, Polisi Pastikan Bukan Korban Kekerasan
Garuda Muda Siap Tantang Korea Selatan, Laga Hidup-Mati di Sidoarjo
Trump Ungkap Pemimpin Eropa Akan Datang ke AS Bahas Perang Rusia–Ukraina
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Ditangkap, Polisi Siapkan Rilis Resmi
Rose Blackpink Raih 'Song of the Year' MTV VMA 2025 Lewat Kolaborasi dengan Bruno Mars
Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital, BRI Catat Peningkatan Volume Transaksi Merchant Tembus Rp105,5 Triliun
Airlangga Hartarto Tanggapi Isu Reshuffle, Minta Publik Tunggu Kepastian dari Istana
Gus Irfan Resmi Dilantik Jadi Menteri Haji dan Umrah, Prabowo Bentuk Kementerian Baru