news

DBD Masih Mengancam Jawa Tengah, 6.226 Kasus Tercatat hingga Akhir Juni 2025

Rabu, 23 Juli 2025 | 13:56 WIB
Ilustrasi nyamuk aedes aegypti mengandung wolbachia (Istimewa)

Teknologi ini memanfaatkan bakteri Wolbachia untuk menghambat virus dengue berkembang biak di dalam tubuh nyamuk, sehingga potensi penularannya menurun drastis.

Baca Juga: Profil Syafiq Hilmi Shahrom, Pemain Brunei Darussalam yang Terkena Kartu Kuning vs Filipina di Grup A Piala AFF U23 2025

Meski kasus menurun, masyarakat tetap diimbau tidak lengah. Pencegahan DBD bukan hanya tanggung jawab petugas kesehatan, tapi butuh partisipasi aktif dari warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan rutin memeriksa tempat-tempat yang berpotensi jadi sarang nyamuk. Karena meski DBD bisa dicegah, tapi sekali terkena, dampaknya bisa sangat fatal, terutama bagi anak-anak.

Halaman:

Tags

Terkini