INSIBERNEWS - Pemerintah Indonesia akan segera membangun kawasan khusus bernama Kampung Haji atau Indonesia Village di Makkah, Arab Saudi. Lokasinya terbilang sangat strategis karena hanya berjarak sekitar 400 meter dari Masjidil Haram, pusat ibadah umat Muslim dari seluruh dunia.
Proyek ini merupakan hasil pembicaraan antara Presiden Prabowo Subianto dan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman Al Saud.
Baca Juga: Jualan di Marketplace Resmi Kena Pajak, Ini Aturan Baru Sri Mulyani untuk Pedagang Online
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM, Rosan P. Roeslani, yang ikut mendampingi Presiden Prabowo dalam lawatan resmi ke Arab Saudi pekan lalu.
Dalam keterangan persnya yang disampaikan di Paris, Minggu (13/7), Rosan menyebut bahwa proyek Indonesia Village mendapat lampu hijau dari Putra Mahkota.
Baca Juga: Penting! Ini 5 Penyebab Pelek Motor Bisa Penyok Tiba-Tiba, Bukan Cuma Karena Nabrak
“Crown Prince Mohammed bin Salman menyetujui permintaan dari Bapak Presiden untuk mendirikan Kampung Indonesia. Lokasinya itu sangat dekat dengan Masjidil Haram, hanya sekitar 400 meter,” ujar Rosan.
Baca Juga: Waduh! Selain Nasi Putih, Ini Dia Makanan Sehari-hari yang Diam-diam Mengandung Banyak Gula
Keberadaan Indonesia Village ini diperkirakan akan sangat membantu jamaah asal Indonesia, terutama saat musim haji dan umrah.
Dengan lokasi yang begitu dekat dari pusat ibadah, mobilitas jamaah akan jauh lebih mudah dan nyaman, sekaligus menghadirkan nuansa Tanah Air di tengah Kota Suci Makkah.
Baca Juga: Konsumsi Kopi Susu Tanpa Gula, Yakin Sudah Tergolong Minuman Sehat? Ini Penjelasannya!
Tak hanya soal tempat tinggal, Indonesia Village rencananya akan menjadi kompleks terpadu yang bisa menampung kebutuhan jamaah secara lebih komprehensif.
Mulai dari penginapan, pusat kuliner halal khas Nusantara, layanan kesehatan, hingga pusat informasi yang dikelola secara profesional. Tujuannya, agar jamaah merasa lebih aman, nyaman, dan terbantu selama berada di Tanah Suci.
Baca Juga: Anggaran Rutin Dinilai Tak Cukup, KPK Minta Tambahan Dana Demi Tuntaskan Tugas Pemberantasan Korupsi