Dulu Hina BTS, Kini Bikin Geger Lagi: Rapper BFree Resmi Dihukum Penjara, Kenapa?

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 15 Juli 2025 | 15:48 WIB
Miliki enam kasus termasuk beberapa kasus kekerasan, Rapper B-free akhirnya dipenjara! (Naver)
Miliki enam kasus termasuk beberapa kasus kekerasan, Rapper B-free akhirnya dipenjara! (Naver)



INSIBERNEWSRapper kontroversial asal Korea Selatan, B-Free, kembali menjadi sorotan tajam publik setelah dijatuhi hukuman penjara selama 1 tahun 4 bulan karena terlibat dalam kasus kekerasan berat terhadap seorang tetangganya.

Kejadian ini menambah daftar panjang pelanggaran hukum yang pernah dilakukan oleh sang rapper, menjadikannya salah satu musisi Korea dengan riwayat kriminal terbanyak dalam satu dekade terakhir.

Nama asli B-Free adalah Shim Hyun Bo, dan ia mulai dikenal luas di skena hip-hop underground Korea Selatan sejak awal 2010-an.

Baca Juga: Ketemu Kate Middleton Bawa Boneka Labubu? Urvashi Rautela Tuai Kritik di Wimbledon 2025

Ia debut sebagai rapper independen dengan gaya lirik yang eksplisit, kritis, dan tanpa sensor.

Ia pernah tampil bersama musisi kenamaan seperti Paloalto, Zico, dan Dok2, dan sempat merilis beberapa lagu populer di komunitas hip-hop seperti Hot Summer, Kawasaki, dan My Team.

Meski tak pernah benar-benar menembus arus utama (mainstream), B-Free memiliki basis pendengar yang setia di kalangan penggemar musik alternatif Korea.

Baca Juga: Tiba Bersama Hotman Paris, Nadiem Makarim Penuhi Panggilan Kedua Kejagung soal Pemeriksaan Kasus Pengadaan Chromebook

Namun sayangnya, B-Free lebih sering dikenal karena sikap temperamental dan perilaku agresifnya dibanding prestasi musik.

Kontroversi mulai melekat erat pada namanya sejak tahun 2013, ketika ia secara terbuka menghina BTS dalam sebuah wawancara.

Ia menyebut anggota BTS “terlalu idol” dan menyindir bahwa mereka tidak pantas disebut rapper, pernyataan yang kemudian membuatnya diboikot dan dikritik habis-habisan oleh penggemar Kpop.

Baca Juga: Bikin Heboh! Cuma Petugas Kebersihan Tapi Gaji Setara Manajer, Gimana Bisa?

Insiden baru-baru ini terjadi pada 28 Juni 2025 sekitar pukul 00:25 dini hari di kompleks apartemen tempat B-Free tinggal.

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian dan pengadilan, insiden bermula saat B-Free kembali ke apartemennya mengendarai sepeda motor.

Ia kemudian marah besar karena petugas keamanan terlambat membuka gerbang. Tak bisa mengendalikan emosinya, ia memaki-maki satpam sambil membunyikan klakson berulang kali.

Baca Juga: Ngalahin Idol Nyata? Ost KPop Demon Hunters Cetak Sejarah Musik Global!

Kebisingan itu mengganggu kenyamanan penghuni lain, hingga seorang tetangga menegur dan memintanya untuk tidak membuat keributan di tengah malam.

Teguran tersebut justru memicu amarah B-Free. Ia naik ke lantai tempat tinggal tetangga tersebut, lalu menyerangnya secara brutal.

Dalam laporan pengadilan, B-Free memukul, mendorong, dan membanting tubuh korban ke lantai, menyebabkan luka serius.

Baca Juga: Perseteruan HYBE dan Min Hee Jin Memanas, Polisi Nyatakan Tak Ada Unsur Pidana

Korban dilaporkan mengalami luka robek di wajah (facial lacerations), patah tulang wajah berbentuk segitiga (triangular fracture), serta kerusakan saraf optik di mata kanan (traumatic optic neuropathy) yang membuatnya harus dirawat selama delapan minggu di rumah sakit.

Pengadilan menjatuhkan hukuman 1 tahun 4 bulan penjara kepada B-Free, mempertimbangkan bahwa tindakan kekerasan tersebut dilakukan dengan sangat agresif dan membahayakan keselamatan korban.

Selain itu, hakim juga mempertimbangkan riwayat kriminal B-Free yang tidak sedikit, menyebut bahwa pelaku telah beberapa kali menunjukkan kecenderungan serupa di masa lalu.

Baca Juga: Harumkan Indonesia, Penampilan TNI di Paris Curi Perhatian Media Internasional

Insiden ini menjadi kasus kriminal ke-6 yang tercatat secara resmi dalam catatan kepolisian atas nama B-Free.

Berikut adalah rangkuman beberapa skandal yang pernah melibatkan dirinya:

2013 – Komentar Kontroversial terhadap BTS
B-Free dikritik keras oleh publik setelah menghina BTS dalam sebuah wawancara, menyebut mereka sebagai “idol palsu” dan bukan rapper sejati.

Baca Juga: Lita Gading Ogah Minta Maaf ke Ahmad Dhani Meski Dipolisikan: Kami Tak Merasa Salah!

Meski bukan tindak kriminal, hal ini memicu boikot besar terhadap kariernya dan melekatkan citra arogan pada dirinya.

2016 – Kekerasan terhadap Staf Pribadi

B-Free dilaporkan melakukan kekerasan fisik terhadap manajer dan stafnya sendiri karena tidak puas dengan sistem pembayaran.

Meski kasus ini tidak dilanjutkan ke pengadilan, kejadian tersebut menimbulkan kecaman dari sesama musisi dan agensi.

Baca Juga: Presiden Prabowo Dapat Izin Bangun Kampung Haji RI di Makkah dari Putra Mahkota Arab Saudi

2018 – Pertengkaran Fisik di Klub Malam Itaewon
Ia terlibat dalam perkelahian dengan beberapa pengunjung di sebuah klub malam elit di Itaewon.

Walaupun tidak menyebabkan korban luka serius, insiden ini mencoreng reputasinya dan disorot oleh media lokal.

2020 – Mengemudi dalam Keadaan Mabuk (DUI)
Polisi menghentikan B-Free setelah ia mengemudi dalam kondisi terpengaruh alkohol dan nyaris menabrak pejalan kaki. Ia sempat ditahan selama satu malam dan SIM-nya dicabut untuk sementara.

Baca Juga: 3 Kali Telepon Tengah Malam: Kronologi Istri Arya Daru Minta Kamar Diperiksa Sebelum Ditemukan Tewas

2022 – Kekerasan dalam Hubungan Pribadi
Seorang perempuan yang mengaku sebagai mantan kekasih B-Free mengungkap bahwa ia mengalami kekerasan verbal dan fisik selama menjalin hubungan.

Meski laporan polisi sempat dibuat, kasus tidak berlanjut karena kurangnya bukti hukum.

Dengan banyaknya insiden, banyak yang mempertanyakan bagaimana B-Free bisa terus lolos dari hukuman berat sebelumnya.

Baca Juga: Jaksa KPK Siap Jawab Pledoi Hasto Kristiyanto Hari Ini

Vonis penjara tahun ini dianggap sebagai bentuk pertanggungjawaban yang akhirnya tak terelakkan.

Di tengah kondisi ini, masa depan karier B-Free di industri musik tampak semakin suram. Kritikus budaya pop menyebut bahwa bakat saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan integritas dan kendali emosi, terutama bagi figur publik yang memiliki pengaruh besar terhadap generasi muda.

Jika tidak ada perubahan sikap drastis, B-Free kemungkinan akan kehilangan dukungan dari komunitas hip-hop sekalipun, dan publik tampaknya mulai kehilangan toleransi terhadap perilaku destruktifnya yang berulang.

Baca Juga: BRI Berdayakan 41 Ribu Klaster Usaha untuk Perkuat Ekonomi Kerakyatan lewat Pembiayaan dan Literasi Keuangan

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X