“Beliau kerap menelpon lewat ajudan, menanyakan apakah sudah ada tindakan konkret, entah itu melalui impor atau kebijakan lain untuk menekan harga,” tambahnya.
Baca Juga: Digoreng Netizen Usai Dapat Hak Asuh Anak, Begini Tanggapan Baim Wong
Sebagai menteri yang saat itu bertanggung jawab atas kestabilan harga pangan nasional, Tom mengaku harus bergerak cepat karena situasi yang mendesak. Ia merasa kebijakan penugasan impor sudah sesuai dengan kebutuhan saat itu.
Meski perkaranya disidangkan secara terpisah, Tom Lembong dan Charles Sitorus sama-sama menjadi terdakwa dalam perkara yang sama. Sidang ini pun menjadi sorotan, karena menyeret nama besar dalam kabinet Presiden Jokowi serta menguak dinamika pengambilan kebijakan pangan di level tertinggi pemerintahan.
Baca Juga: Pabrik Vape Narkoba Digerebek di Sumut, Polisi: Ini Pertama Kalinya di Indonesia
Kini publik menanti bagaimana pengadilan akan menilai kesaksian Tom, terutama terkait peran dan tanggung jawab masing-masing pihak dalam kebijakan impor gula yang kini dipersoalkan.