Tom Lembong Beberkan Awal Mula Impor Gula, Mengaku Dapat Arahan Langsung dari Presiden Jokowi

Photo Author
- Senin, 30 Juni 2025 | 15:05 WIB
Tom Lembong ngotot ingin bicara pada wartawan, nilai dirinya punya hak bicara (Istimewa)
Tom Lembong ngotot ingin bicara pada wartawan, nilai dirinya punya hak bicara (Istimewa)

INSIBERNEWS – Mantan Menteri Perdagangan periode 2015–2016, Thomas Trikasih Lembong atau yang akrab disapa Tom Lembong, akhirnya buka suara terkait keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi impor gula.

Ia hadir sebagai saksi di persidangan eks Direktur Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), Charles Sitorus, yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (30/6).

Baca Juga: Fenomena Padel: Olahraga Modern yang Kian Digandrungi Artis Indonesia

Dalam kesaksiannya, Tom membeberkan bahwa pemberian penugasan kepada PT PPI untuk melakukan impor gula bukanlah inisiatif pribadinya.

Menurutnya, langkah itu merupakan kelanjutan dari kebijakan menteri sebelumnya, Rachmat Gobel, serta arahan langsung dari Presiden Joko Widodo saat itu, untuk merespons gejolak harga pangan nasional.

Baca Juga: Kasus Ratih Raynada Jadi Sorotan, Wali Kota Bekasi Pastikan Investigasi dan Minta RSUD Bertanggung Jawab

“Saya memberikan surat penugasan kepada PPI, menindaklanjuti kebijakan yang sudah dimulai oleh Pak Rachmat Gobel,” kata Tom di hadapan majelis hakim yang dipimpin oleh Dennie Arsan Fatrika.

Tom juga menyebut penugasan tersebut dilakukan dengan persetujuan dari Menteri BUMN. Tujuannya, menurut dia, bukan lain adalah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok gula di tengah lonjakan harga pangan yang kala itu terjadi di hampir semua sektor.

Baca Juga: Rapat di DPR: Menlu Sugiono Kecam Serangan Israel ke Iran, Langgar Kedaulatan dan Ancam Keamanan Global

“Persetujuan itu juga dilakukan demi menjaga stok dan stabilitas harga, karena hampir semua bahan pokok saat itu sedang melonjak, dari beras, daging, hingga gula,” ucapnya.

Hakim Dennie kemudian menggali lebih dalam soal dasar kebijakan tersebut, termasuk kemungkinan adanya intervensi dari Presiden. Tom pun mengakui bahwa dirinya menerima arahan langsung dari Presiden Jokowi, baik dalam rapat kabinet maupun dalam pertemuan pribadi.

Baca Juga: Petisi Larang Suga BTS Tampil di TV Usai Kasus DUI, KBS Mulai Disorot Publik

“Iya, Yang Mulia. Dalam sidang kabinet, pertemuan bilateral di Istana, dan kadang juga di Istana Bogor. Selain itu, lewat Menko Perekonomian juga,” jawab Tom.

Ia menambahkan bahwa Presiden Jokowi juga aktif memantau progres pengendalian harga pangan, termasuk dengan menelepon langsung para menterinya untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil berjalan efektif.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X