INSIBERNEWS – Mantan Menteri Perdagangan periode 2015–2016, Thomas Trikasih Lembong atau yang akrab disapa Tom Lembong, akhirnya buka suara terkait keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi impor gula.
Ia hadir sebagai saksi di persidangan eks Direktur Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), Charles Sitorus, yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (30/6).
Baca Juga: Fenomena Padel: Olahraga Modern yang Kian Digandrungi Artis Indonesia
Dalam kesaksiannya, Tom membeberkan bahwa pemberian penugasan kepada PT PPI untuk melakukan impor gula bukanlah inisiatif pribadinya.
Menurutnya, langkah itu merupakan kelanjutan dari kebijakan menteri sebelumnya, Rachmat Gobel, serta arahan langsung dari Presiden Joko Widodo saat itu, untuk merespons gejolak harga pangan nasional.
“Saya memberikan surat penugasan kepada PPI, menindaklanjuti kebijakan yang sudah dimulai oleh Pak Rachmat Gobel,” kata Tom di hadapan majelis hakim yang dipimpin oleh Dennie Arsan Fatrika.
Tom juga menyebut penugasan tersebut dilakukan dengan persetujuan dari Menteri BUMN. Tujuannya, menurut dia, bukan lain adalah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok gula di tengah lonjakan harga pangan yang kala itu terjadi di hampir semua sektor.
“Persetujuan itu juga dilakukan demi menjaga stok dan stabilitas harga, karena hampir semua bahan pokok saat itu sedang melonjak, dari beras, daging, hingga gula,” ucapnya.
Hakim Dennie kemudian menggali lebih dalam soal dasar kebijakan tersebut, termasuk kemungkinan adanya intervensi dari Presiden. Tom pun mengakui bahwa dirinya menerima arahan langsung dari Presiden Jokowi, baik dalam rapat kabinet maupun dalam pertemuan pribadi.
Baca Juga: Petisi Larang Suga BTS Tampil di TV Usai Kasus DUI, KBS Mulai Disorot Publik
“Iya, Yang Mulia. Dalam sidang kabinet, pertemuan bilateral di Istana, dan kadang juga di Istana Bogor. Selain itu, lewat Menko Perekonomian juga,” jawab Tom.
Ia menambahkan bahwa Presiden Jokowi juga aktif memantau progres pengendalian harga pangan, termasuk dengan menelepon langsung para menterinya untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil berjalan efektif.
Artikel Terkait
Pabrik Vape Narkoba Digerebek di Sumut, Polisi: Ini Pertama Kalinya di Indonesia
Polisi Ungkap 10 Korban Pencabulan Guru Ngaji di Tebet adalah Perempuan di Bawah Umur
Digoreng Netizen Usai Dapat Hak Asuh Anak, Begini Tanggapan Baim Wong
Petisi Larang Suga BTS Tampil di TV Usai Kasus DUI, KBS Mulai Disorot Publik
David Fincher Dirumorkan Bakal Sutradarai 'Squid Game' Versi Amerika, Beneran?
Balik ke 'Rumah Kedua', Maher Zain Ngaku Kangen Sate, Ubi Cilembu, dan Rendang
Aksi Premanisme di Proyek Lotte Chemical Cilegon Digagalkan, Polda Banten Ciduk 7 Pelaku
Rapat di DPR: Menlu Sugiono Kecam Serangan Israel ke Iran, Langgar Kedaulatan dan Ancam Keamanan Global
Kasus Ratih Raynada Jadi Sorotan, Wali Kota Bekasi Pastikan Investigasi dan Minta RSUD Bertanggung Jawab
Fenomena Padel: Olahraga Modern yang Kian Digandrungi Artis Indonesia