Rencana ini mulai mendapatkan perhatian serius, dengan Dedi mengungkapkan bahwa sudah ada komunikasi dengan Pangdam III Siliwangi terkait penyediaan fasilitas barak untuk pelajar yang akan mengikuti program tersebut. Bahkan beberapa kabupaten, seperti Bandung, sudah mempersiapkan tempat yang sesuai.
"Kami sudah merancang segala sesuatunya. Barak-barak sudah disiapkan, dan program ini akan dimulai pada bulan Mei mendatang," tegas Dedi.
Baca Juga: Mobil Mewah Milik Ridwan Kamil Disita KPK, Terkait Kasus Korupsi Bank BJB
Program wajib militer ini diharapkan dapat mengurangi tingkat kekerasan di kalangan pelajar dan memberikan mereka kesempatan untuk mengubah arah hidup mereka.
Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan instansi militer, Dedi optimis bahwa langkah ini dapat membantu menyelesaikan masalah sosial yang semakin berkembang di kalangan generasi muda Jawa Barat.