Di sisi lain, ini juga mencerminkan strategi baru China untuk mengurangi ketergantungan pada produk-produk asal AS, sekaligus mendorong pertumbuhan industri dirgantara dalam negeri.
Satu hal yang pasti, keputusan ini bukan hanya soal bisnis pesawat, tapi bagian dari drama besar tarik-ulur kekuatan ekonomi global yang masih terus berlangsung.