INSIBERNEWS - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menegaskan bahwa kesepakatan strategis mengenai mineral dengan Amerika Serikat siap untuk ditandatangani.
Pernyataan ini disampaikan meskipun hubungan antara dirinya dan Presiden AS, Donald Trump, tengah berada dalam situasi tegang.
Baca Juga: Inter Milan Kehilangan Federico Dimarco, Absen di Liga Champions dan Berpotensi Lewatkan Laga Timnas
Zelensky menekankan bahwa Kyiv tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan Washington demi kepentingan strategis kedua negara.
Berbicara kepada awak media setelah pertemuan penting dengan para pemimpin Eropa di London pada Minggu (3/3), Zelensky menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin terjebak dalam polemik politik masa lalu.
Baca Juga: Trump Pertimbangkan Cabut Sanksi Rusia, Langkah Besar untuk Perbaiki Hubungan?
Ia menekankan bahwa Ukraina tetap bersikap konstruktif dan siap untuk melanjutkan perjanjian yang sempat tertunda setelah ketegangan antara dirinya dan Trump mencuat ke publik pada pekan lalu.
Baca Juga: Nottingham Forest Lolos ke Perempat Final Piala FA, Singkirkan Ipswich Lewat Adu Penalti Dramatis
"Kami tidak akan membiarkan peristiwa di masa lalu menghambat kerja sama ini. Kami ingin tetap maju dan bersikap konstruktif. Jika kami sudah menyepakati sesuatu, maka kami siap menandatanganinya. Saya juga percaya bahwa Amerika Serikat memiliki niat yang sama," ujar Zelensky dalam keterangannya kepada sejumlah jurnalis di Bandara London Stansted, seperti dikutip dari Al Jazeera.
Baca Juga: Tanggul Jebol di Bandung, Pemerintah Gerak Cepat Atasi Banjir
Kesepakatan ini dianggap sangat penting bagi Ukraina, mengingat negara tersebut memiliki cadangan mineral langka yang bernilai strategis dalam industri teknologi dan pertahanan.
Sementara itu, bagi AS, kerja sama ini dapat mengurangi ketergantungan mereka terhadap rantai pasokan global, terutama dari negara-negara yang memiliki kepentingan geopolitik yang berbeda.
Baca Juga: Banjir Parah Rendam Puluhan Rumah di Bekasi, Warga: Lebih Tinggi dari 2020!
Meskipun ketegangan antara Trump dan Zelensky sempat memicu kekhawatiran mengenai nasib perjanjian ini, pernyataan terbaru dari Zelensky menunjukkan bahwa Kyiv tetap berpegang pada kepentingan jangka panjangnya.