INSIBERNEWS - Beredar isu bahwa anggaran DPR tidak dipotong dalam kebijakan efisiensi anggaran.
Diduga karena adanya negosiasi dengan pemerintah maka DPR tidak kena pemangkasan anggaran.
DPR memang menjadi salah satu lembaga negara yang tidak terkena pemangkasan anggaran.
Efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah bertujuan untuk membiayai program prioritas yaitu makan bergizi gratis (MBG).
Sehingga pemerintah melakukan pemangkasan anggaran kepada kementerian dan lembaga negara.
Kemudian anggarannya dialokasikan untuk menjalankan program MBG.
Baca Juga: Menteri Keuangan Sri Mulyani Tegaskan UKT PTN Tidak Boleh Naik
Namun efisiensi dilakukan oleh pemerintah bukan hanya untuk menjalankan program MBG saja.
Tetapi hasil pemangkasan anggaran juga digunakan untuk membayar utang negara.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @ngomonginuang (15/2/2025), total anggaran DPR adalah Rp6,6 triliun.
Baca Juga: Kabinet Merah-Putih Makin 'Gemuk' di Tengah Efisiensi Anggaran, Begini Alasan Pemerintah
Anggota Badan Anggaran DPR Nasir Djamal mengungkapkan bahwa anggaran untuk parlemen tidak ikut dipangkas.
Artikel Terkait
Pengangkatan Stafsus Presiden Kena Kritik Badan Anggaran DPR, Sebenarnya Seberapa Penting Tugasnya?
Presiden Prabowo Adakan Glamping untuk Kepala Daerah dengan Anggaran Rp10 M di Tengah Efisiensi
Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas hingga Rp200 M, Ketua MBG Ungkap Dampaknya
Pemerintah Pangkas Anggaran Kementerian Pendidikan dan Kesehatan, Sementara Retreat Kepala Daerah Tetap Digelar: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Tidak Hanya untuk Program MBG, Efisiensi Anggaran juga Dilakukan untuk Bayar Utang Negara dan Bunganya