INSIBERNEWS - Heboh mengenai SMA di Kalimantan yang lalai mengisi data siswa ke PDSS sehingga ratusan siswa tidak bisa mengikuti SNBP.
Ternyata kasus ini bukan hanya terjadi di SMA di Kalimantan saja, tetapi terdapat ratusan sekolah yang gagal mengisi PDSS.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) mengungkap ada 648 sekolah yang belum melakukan finalisasi PDSS.
Baca Juga: Daftar Gedung Lembaga Negara yang Tiba-tiba Alami Kebakaran Ketika Sedang Usut Kasus Besar
Padahal tenggat waktu finalisasi PDSS sudah diperpanjang sebanyak 4 kali.
Awalnya, tenggat waktu finalisasi PDSS yang ditetapkan adalah 6-31 Januari 2025.
Namun karena masih banyak sekolah yang belum melakukan finalisasi maka pengisian PDSS diperpanjang hingga 2 Februari 2025.
Baca Juga: Heboh Dugaan Kesengajaan dalam Kebakaran Gedung ATR/BPN untuk Hilangkan Barang Bukti Pagar Laut
Perpanjangan masa tenggat pengisian PDSS ini dilakukan oleh panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).
Kemudian ada batas waktu perpanjangan kedua hingga 5 Februari 2025.
Batas waktu perpanjangan ketiga hingga 7 Februari 2025, dan batas waktu perpanjangan keempa adalah 8 Februari 2025 hingga pukul 04.00 WIB.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (13/2/2025), Sekretaris Jenderal Kemendikti Saintek Togar M Simatupang menyampaikan bahwa ada sejumlah cara lain untuk bisa mendaftar ke perguruan tinggi.
Artikel Terkait
Sebenarnya Apa Itu Rip Current yang Sebabkan Belasan Siswa SMP 7 Mojokerto Tenggelam?
Cara Mengenali Rip Current, Arus yang Menyeret Belasan Siswa SMP7 Mojokerto hingga Merenggut Nyawa
Mendikdasmen Ubah Sistem Zonasi Jadi Sistem Domisili, Siswa Sudah Tidak Bisa Curang dengan Ubah KK
Pihak Sekolah yang Lalai Isi Data PDSS Menawarkan untuk Membiayai Bimbel Para Siswa untuk SNBT
Tidak Hanya SMA di Kalimantan Barat, Sejumlah Sekolah juga Lalai Isi PDSS Siswa