INSIBERNEWS - Akibat adanya tragedi siswa SMP 7 Mojokerto yang terseret ombak hingga tewas, publik bertanya-tanya apa penyebabnya.
Diduga belasan siswa SMP 7 Mojokerto yang ter gelam terbawa ombak disebabkan karena mereka berenang di area RIP Current.
Dilansir INsibernews dari akun X @zakiberkata (30/1/2025), Rip Current merupakan arus air yang mengalir kembali ke laut dari garis pantai.
Arus ini tidak menarik orang ke bawah, tetapi menyeret orang menjauh dari bibir pantai hingga orang yang terseret tenggelam karena kelelahan.
Salah satu cara untuk mengenali keberadaan RIP current adalah dengan mengamati area di antara ombak yang pecah.
Biasanya, Anda akan melihat celah atau saluran sempit di antara gelombang-gelombang besar yang pecah.
Di area ini, air laut terlihat lebih tenang dibandingkan dengan area sekitar yang bergelombang.
Selain itu, warna air di sekitar celah ini sering kali berbeda, biasanya lebih gelap atau lebih biru, karena kedalaman air di sana lebih dalam dibandingkan dengan bagian pantai lainnya.
Celah ini menjadi saluran bagi arus rip yang mengalir kuat ke laut.
Karena kekuatannya, arus ini bisa dengan mudah menyeret orang yang berada di dekatnya.
Oleh karena itu, sangat penting untuk tidak berenang terlalu dekat dengan area ini, terutama jika tidak ada pengawasan atau tanda peringatan dari penjaga pantai.
Artikel Terkait
Kapal Bocor dan Tenggelam di Kepulauan Seribu, 29 Penumpang Dievakuasi
Rombongan Outing Class SMP 7 Mojokerto Tenggelam di Pantai Drini, 4 Orang Tewas
Akibat Tragedi SMP 7 Mojokerto yang Sebabkan 4 Siswa Tewas Tenggelam, Pemkot Berhentikan Outing Class
PJ Walikota Beri Support pada Keluarga Korban Siswa SMP 7 Mojokerto yang Tenggelam
Sebenarnya Apa Itu Rip Current yang Sebabkan Belasan Siswa SMP 7 Mojokerto Tenggelam?