INSIBERNEWS - Donald Trump menilai Gaza sebagai salah satu tempat paling berbahaya di dunia.
Pernyataan ini mencerminkan pandangan Trump yang menilai Gaza sebagai pusat ketegangan dan kekerasan yang tiada habisnya.
Mengingat konflik antara Israel dan Palestina yang sudah berlangsung puluhan tahun.
Baca Juga: Hong Kong Bakal Larang Vape di Tempat Umum! Pengguna Rokok Elektrik Siap-Siap Kena Sanksi
Bagi Donald Trump, Gaza mewakili wilayah yang penuh dengan ketidakstabilan politik dan ancaman terorisme.
Hal tersebut berdampak pada keselamatan penduduknya serta negara-negara di sekitarnya.
Gaza memang dikenal sebagai wilayah dengan tingkat kekerasan yang sangat tinggi, di mana serangan udara, serangan roket, dan operasi militer sering terjadi.
Baca Juga: BMKG Kena Pemangkasan Anggaran, Akurasi Informasi Gempa Bumi dan Tsunami Menurun
Keadaan ini mempersulit upaya perdamaian, sementara kehidupan sehari-hari masyarakat di Gaza terus dihantui oleh ketakutan dan kekurangan.
Sejumlah kelompok ekstremis seperti Hamas juga berperan besar dalam menciptakan ketegangan ini.
Meskipun saat ini sedang dilakukan gencatan senjata antara Palestina dan Israel.
Baca Juga: Anies Baswedan Kritik Pembangunan IKN, Nilai Akan Gagal Capai Tujuan Pemerataan
Dilansir INsibernews dari laman Reuters (11/2/2025), sehingga Donald Trump berniat untuk membeli dan memiliki Gaza.
Artikel Terkait
Keputusan Donald Trump untuk Deportasi WNA yang pro Palestina Menuai Kecaman
Perang Bea Masuk Dimulai! Kanada dan Meksiko Balas Kebijakan Donald Trump Soal Barang Impor
Donald Trump Nyatakan AS Akan Ambil Alih Jalur Gaza dan Ratakan dengan Tanah
Usai Gencatan Senjata, Donald Trump Ungkap Ingin Membeli dan Memiliki Gaza
Bagaimana Nasib Warga Palestina Setelah Donald Trump Berniat akan Membeli dan Memiliki Gaza?