INSIBERNEWS - Menteri Pekerjaan Umum (PU) sempat mengungkapkan bahwa anggaran pembangunan IKN diblokir oleh Kementerian Keuangan.
Hal ini kemudian membuat publik beropini bahwa pembangunan IKN akan terhenti.
Karena selama masa kepemimpinan Presiden Prabowo belum ada progres mengenai pembangunan IKN.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (10/2/2025), pihak Otorita IKN membantah pembangunan IKN terhenti.
Hal ini disampaikan oleh Juru bicara OKIN, Troy Pantouw pada Jumat (7/2/2025).
Menurut Troy Pantouw selama 2025-2029 akan dilaksanakan pembangunan IKN tahap kedua.
Baca Juga: Alex Pastoor Ungkap Awal Mula Gabung ke Timnas Indonesia: Saya Langsung Bilang Ya!
Pada pembangunan tahap kedua ini tujuannya adalah untuk menyempurnakan sarana dan prasarana di IKN.
“Program pembangunan IKN tahap dua (2025-2029) ditujukan untuk menyiapkan sarana dan prasarana dengan target menjadikan Nusantara sebagai Ibu Kota Politik Republik Indonesia pada 2028,” ungkap Troy Pantouw.
Selama lima tahun tersebut, pemerintah menargetkan penyelesaian infrastruktur utama untuk menjadikan Nusantara sebagai Ibu Kota Politik Republik Indonesia pada 2028.
Baca Juga: Penasaran! Tindik Telinga Sendiri di Rumah, Memangnya Boleh?
Tahap ini akan mencakup pembangunan jalan, jembatan, sistem transportasi, serta fasilitas publik yang mendukung kelancaran administrasi pemerintahan.
Artikel Terkait
Prioritaskan Program MBG, Presiden Prabowo Blokir Anggaran Pembangunan IKN?
Menteri PUPR Ungkap Anggaran untuk Pembangunan IKN Diblokir Kemenkeu, Kenapa?
Istana Kepresidenan Klarifikasi Mengenai Anggaran Pembangunan IKN yang Diblokir Kemenkeu
Diisukan Mangkrak, Bahlil Lahadalia Justru Pastikan Ibu Kota Akan Pindah ke IKN Pada 2028
Jokowi Enggan Dibawa-bawa Mengenai Pembangunan IKN yang Belum Ada Progres Di Era Prabowo