INSIBERNEWS - Di sejumlah daerah masyarakat kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kg.
Bahkan masyarakat rela mengantre panjang demi mendapatkan gas LPG 3 kg.
Masyarakat menilai bahwa saat ini telah terjadi kelangkaan pasokan gas LPG.
Baca Juga: Kemenkes Serius Sediakan Cek Kesehatan Mental Gratis untuk Masyarakat, Bagaimana Cara Aksesnya?
Selain itu, masyarakat juga khawatir jika pemerintah melakukan pembatasan subsidi gas LPG sehingga saat ini dinilai langka.
Dilansir INsibernews dari kanal YouTube Kementerian ESDM (3/2/2025), Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa subsidi LPG tidak dibatasi.
“LPG ini tidak ada kuota yang dibatasi. Impor kita sama, bulan lalu dan bulan sekarang, atau tiga, empat bulan lalu sama saja,” ujar Bahlil Lahadalia.
Baca Juga: Elon Musk Ancam Bubarkan USAID, Bongkar Dokumen Rahasia dan Bentuk Badan Baru
“Subsidinya pun tidak ada yang dipangkas,” lanjutnya.
Kementerian ESDM menemukan banyak pedagang eceran gas LPG yang bermain curang dalam penjualannya.
Mereka menjual dengan harga yang tinggi, bahkan ada pun yang menjual gas LPG dengan volume yang tidak seharusnya.
Baca Juga: Misteri Penyebab Meninggalnya Barbie Hsu, Ahli Ungkap Karena Pneumonia dan Influenza
Sehingga Kementerian ESDM menghentikan penjualan gas LPG pada pedagang eceran.
Artikel Terkait
FGD Kebijakan Penyesuaian Harga Eceran Tertinggi LPG 3 Kg di Wilayah Kabupaten Purwakarta
Pertamina Patra Niaga Tunggu Keputusan Pemerintah Terkait Dampak Kenaikan PPN pada BBM dan LPG
Sri Mulyani Ungkap Harga Gas LPG 3KG Harusnya 42 Ribu Per-Tabung
LPG 3 Kg Langka, Warga Jakarta Selatan Rela Antre Panjang di SPBU
Menteri ESDM Larang Pengecer Jual Gas LPG, Sejumlah Daerah Mengalami Kelangkaan Gas Melon