Elon Musk Ancam Bubarkan USAID, Bongkar Dokumen Rahasia dan Bentuk Badan Baru

Photo Author
- Senin, 3 Februari 2025 | 15:54 WIB
Elon Musk Ancam Bubarkan USAID (Photo :  Swanson/Reuters)
Elon Musk Ancam Bubarkan USAID (Photo : Swanson/Reuters)

INSIBERNEWS - Elon Musk kembali membuat gebrakan di pemerintahan Amerika Serikat dengan mengancam akan membubarkan Badan Bantuan Pembangunan Internasional AS (USAID).

Miliarder sekaligus pemilik X (dulu Twitter) itu kini memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), sebuah lembaga baru yang fokus pada pemangkasan anggaran dan efisiensi birokrasi.

Baca Juga: Misteri Penyebab Meninggalnya Barbie Hsu, Ahli Ungkap Karena Pneumonia dan Influenza

Dalam unggahannya di media sosial, Musk dengan tegas menyatakan bahwa USAID sebaiknya dihentikan.

Ketegangan antara DOGE dan USAID semakin memanas setelah dua pejabat USAID dinonaktifkan karena menolak memberikan akses ke dokumen-dokumen rahasia.

Baca Juga: 1.394 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Honorer di Depan Gedung DPR

Namun, setelah mereka dicopot, staf DOGE akhirnya mendapatkan akses penuh terhadap dokumen tersebut. Insiden ini sontak menjadi sorotan berbagai media di Amerika Serikat, memicu perdebatan tentang transparansi dan efektivitas penggunaan dana bantuan luar negeri.

Baca Juga: Prabowo Tinjau Langsung Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Pulogadung

USAID sendiri merupakan salah satu lembaga yang mengelola bantuan luar negeri AS, dengan anggaran mencapai USD 72 miliar pada 2023. Bantuan tersebut disalurkan ke hampir 180 negara di seluruh dunia, mencakup berbagai proyek kemanusiaan dan pembangunan.

Dengan lebih dari separuh dana bantuan AS mengalir melalui USAID, ancaman pembubarannya oleh Musk tentu menimbulkan kekhawatiran besar, terutama bagi negara-negara penerima bantuan.

Baca Juga: Trump Kembali Serukan Kanada Jadi Negara Bagian ke-51, Picu Ketegangan Baru

Para pendukung Musk berargumen bahwa dana bantuan luar negeri sering kali tidak transparan dan bisa lebih baik digunakan untuk kepentingan domestik.

Di sisi lain, para pengkritiknya menilai pembubaran USAID bisa berdampak besar pada hubungan diplomatik AS dan negara-negara mitranya.

Baca Juga: Toyota Supra Hantam Tiang Lampu di Bundaran HI, Pengendara Motor Ikut Jadi Korban

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X