INSIBERNEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan tiga orang tersangka dalam penyelidikan kasus korupsi yang melibatkan proyek digitalisasi SPBU PT Pertamina (Persero) untuk periode 2018-2023.
Penetapan tersangka ini terkait dugaan penyimpangan yang terjadi selama proyek berlangsung.
Baca Juga: Trump Ancam Negara BRICS dengan Tarif 100 Persen jika Ciptakan Mata Uang Baru
Meskipun demikian, pihak KPK belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai identitas tersangka maupun materi pokok dari kasus ini.
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, mengonfirmasi penetapan tersangka tersebut pada Jumat (31/1/2025).
Baca Juga: Tottenham Pesta Gol ke Gawang Elfsborg, Lolos ke 16 Besar Liga Europa
Namun, Tessa menyatakan bahwa detail mengenai kasus ini belum bisa dipublikasikan lebih lanjut.
"Untuk materinya belum bisa dishare," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan. Meski demikian, KPK telah mengindikasikan bahwa penyelidikan ini telah memasuki tahap yang lebih serius.
Baca Juga: Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi, Dolar Melemah Usai Data Ekonomi AS Mengecewakan
Sebelumnya, KPK mengumumkan bahwa pihaknya tengah mengusut dugaan korupsi terkait proyek digitalisasi SPBU yang dilaksanakan oleh PT Pertamina antara tahun 2018 hingga 2023.
Proyek ini menjadi sorotan setelah KPK mengeluarkan surat perintah penyelidikan (Sprindik) pada bulan September 2024. KPK juga telah memeriksa sembilan orang saksi untuk mendalami lebih jauh perkara ini.
Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK pada 20 Januari 2025.
Baca Juga: Stasiun Karet Bakal Disulap Jadi Ruang Publik, Terhubung ke Stasiun BNI City
Saksi-saksi yang diperiksa dalam kasus ini berasal dari berbagai perusahaan dan lembaga yang terkait langsung dengan proyek digitalisasi SPBU.
Artikel Terkait
Kecelakaan Pesawat Jeju Air: Menteri Perhubungan Korea Selatan Mengundurkan Diri Setelah Ditemukannya Kejanggalan di Tanggul Bandara!
Mengungkap Kejanggalan Kecelakaan Jeju Air: Kotak Hitam Berhenti Merekam Sebelum Tragedi, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Saudara Tiri Marcos Jr Presiden Filipina Ditangkap di Pesawat! Tersangkut Kasus Serangan Mabuk dalam Penerbangan Menuju Sydney
Paus Fransiskus Dipuji Menteri Luar Negeri AS Soal Dukungannya Terhadap Hak-Hak LGBTQI: Apa Kata Dunia Tentang Pernyataan Ini?
Pembekuan Pendanaan AS Guncang Komunitas LGBTQ+ Filipina: Bagaimana Organisasi di Filipina Mengisi Kekosongan dan Menghadapi Tantangan Besar HIV?
Target Turunkan Kemiskinan Ekstrem, Pemerintah Siapkan Strategi Bertahap
Stasiun Karet Bakal Disulap Jadi Ruang Publik, Terhubung ke Stasiun BNI City
Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi, Dolar Melemah Usai Data Ekonomi AS Mengecewakan
Tottenham Pesta Gol ke Gawang Elfsborg, Lolos ke 16 Besar Liga Europa
Trump Ancam Negara BRICS dengan Tarif 100 Persen jika Ciptakan Mata Uang Baru