INSIBERNEWS - Neni Herlina, yang sebelumnya dikabarkan dipecat, kini tetap bekerja setelah berdamai dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Pada Senin, 20 Januari 2025 malam, pertemuan untuk menyelesaikan konflik dilakukan. Neni mengungkapkan bahwa masalahnya tersebut telah selesai.
Ia menyebut dirinya dan Menteri Satryo telah saling memaafkan setelah bersilaturahmi dalam pertemuan yang difasilitasi oleh Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek.
Baca Juga: Kasus Investasi Bodong NET89: Polisi Tetapkan 15 Tersangka, 3 Masih Buron
“Alhamdulillah, teman-teman, doa kita bersama bahwa persoalan yang kemarin ada, itu Alhamdulillah sudah selesai. Semalam, kami diundang oleh Pak Sekjen untuk bersilaturahmi, berkomunikasi, dan kami saling memaafkan,” ujar Neni di kantor Kemendiktisaintek, Selasa, 21 Januari 2025.
Kronologi Kisruh dan Tanggapan Neni
Neni menjelaskan bahwa konflik tersebut bermula dari ketidakjelasan status dirinya sebagai pegawai di Kemendiktisaintek.
“Saya hanya ingin kejelasan, jadi Alhamdulillah sekarang saya tetap di Kemendikti,” kata Neni.
Baca Juga: Seskab Mayor Teddy Sudah Lapor LHKPN ke KPK, Ternyata Kekayaannya Capai Belasan Miliar Rupiah!
Ia juga mengakui bahwa perubahan struktur organisasi di kementerian tersebut belum sepenuhnya rampung, sehingga ia sebagai ASN siap dipindahkan jika sesuai dengan prosedur.
“Sebagai ASN, tugas saya hanya menjalankan tugas sebaik-baiknya. Jika harus dipindahkan, selama prosedur dilalui, saya tidak ada masalah,” ungkapnya.
Sementara itu, pejabat Kemendiktisaintek, Togar M. Simatupang, menambahkan bahwa mutasi ASN di kementerian tersebut masih bersifat opsional.
Baca Juga: Event Roadshow Promedia di Medan: Mahasiswa USU Ikuti Pelatihan Content Creator Menarik BRI CoreLab!
Ia juga menyebut Neni sempat menyatakan keberatannya untuk dipindahkan.
Sebelumnya, pada Senin, 20 Januari 2025, sebanyak 235 pegawai Kemendiktisaintek berpakaian hitam menggelar aksi demonstrasi.
Artikel Terkait
Rencana Trump Pindahkan Warga Gaza ke Indonesia Disebut MUI Sebagai Upaya Pengusiran
Kemlu RI Tegas Tolak Rencana Donald Trump yang Ingin Pindahkan Warga Gaza ke Indonesia
Tiga Owner Skincare Sulsel Resmi Ditahan, Produk Mengandung Merkuri
Buntut Kasus NET89, Mobil Porsche hingga Uang Tunai Rp52,5 Miliar Disita Penyidik