INSIBERNEWS - Fitur Buy Now Pay Later (BNPL) atau yang lebih dikenal sebagai layanan Paylater menunjukkan lonjakan pengguna yang signifikan menjelang akhir tahun 2024.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total penyaluran kredit Paylater oleh perbankan mencapai Rp21,77 triliun pada November 2024. Hal ini menandakan pertumbuhan yang cukup pesat dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Dana untuk Kerajaan Inggris Naik Drastis, Kritik Publik Menguat di Tengah Krisis
Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, mengungkapkan bahwa layanan BNPL terus menunjukkan peningkatan yang konsisten setiap tahunnya.
"Pada November 2024, debit kredit BNPL tumbuh sebesar 42,68% secara tahunan (year-on-year/yoy)," ujar Dian dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Desember 2024, yang disiarkan pada Selasa (7/1/2025).
Baca Juga: Berapa Harta Kekayaan Gatut Sunu Wibowo? Calon Bupati Tulungagung yang Unggul di Pilkada 2024
Meski begitu, kontribusi layanan Paylater terhadap total kredit perbankan di Indonesia masih tergolong kecil. Dengan total penyaluran kredit perbankan yang mencapai Rp7.717 triliun pada November 2024, kredit Paylater hanya menyumbang sekitar 0,2% dari keseluruhan kredit tersebut.
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun popularitasnya meningkat, BNPL masih berada di tahap awal pengembangan sebagai produk keuangan.
Baca Juga: PDIP Tuding Penggeledahan Rumah Hasto untuk Alihkan Isu Finalis Terkorup OCCRP
Namun, lonjakan ini mencerminkan perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin nyaman menggunakan layanan keuangan digital.
Paylater menjadi solusi bagi banyak konsumen untuk memenuhi kebutuhan tanpa harus membayar langsung, terutama di sektor e-commerce dan gaya hidup.
Baca Juga: Segini Harta Kekayaan Joko Sarwono, Calon Wakil Bupati Tuban yang Menang di Pilkada 2024
Dengan kemudahan yang ditawarkan, produk ini diprediksi akan terus tumbuh dan semakin menjadi bagian dari ekosistem keuangan digital di Indonesia.
Di sisi lain, OJK tetap mengingatkan pentingnya literasi keuangan bagi masyarakat agar dapat memanfaatkan layanan ini dengan bijak.
Artikel Terkait
Segini Harta Kekayaan Joko Sarwono, Calon Wakil Bupati Tuban yang Menang di Pilkada 2024
Berapa Harta Kekayaan Gatut Sunu Wibowo? Calon Bupati Tulungagung yang Unggul di Pilkada 2024
Situs YLBHI Diretas Lagi, Kini Muncul Tampilan Bahwa Situs Diblokir oleh KOMINFO
12 Inspirasi Nama Usaha Snack Kekinian untuk Generasi Milenial, Dijamin Bikin Pembeli Terpikat
15 Ide Nama Usaha Snack Pedas yang Menarik, Kreatif, dan Dijamin Menggoda Pelanggan
Apple Rencana Tanam Investasi Rp16 Triliun, Menperin: Masih Belum Cukup untuk Bangun Pabrik
Usia Pensiun Di Indonesia Naik Jadi 59 Tahun Mulai 2025, Harus Siap Hadapi Tantangan Baru
Belum Ada Obatnya, Bagaimana Gejala dan Cara Mencegah Virus HMPV?
PDIP Tuding Penggeledahan Rumah Hasto untuk Alihkan Isu Finalis Terkorup OCCRP
Dana untuk Kerajaan Inggris Naik Drastis, Kritik Publik Menguat di Tengah Krisis