INSIBERNEWS - Terjadi peretasan pada situs Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) pada Senin (6/1/2025).
Peretasan yang terjadi pada situs YLBHI ini bukan pertama kalinya karena sudah terjadi sejak Oktober 2024.
Sebelumnya, situs YLBHI juga pernah diretas sehingga menampilkan gambar judi online pada tampilannya.
Baca Juga: 3 Anggota Polisi yang Abaikan Laporan Bos Rental Mobil yang Kena Tembak Kini Diberi Sanksi Demosi
Kemudian halaman awal situs YLBHI memberikan tampilan bahwa situs tersebut telah diblokir oleh KOMINFO.
Serangan ini dapat menyebabkan kerusakan yang parah, mengganggu layanan publik, serta merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Peretasan terhadap situs lembaga pemerintahan sering kali terjadi sebagai bentuk protes atau perlawanan terhadap kebijakan.
Hal ini bertujuan untuk menarik perhatian publik atau mengganggu jalannya pemerintahan.
Situs-situs penting yang menjadi target sering kali menyimpan data sensitif, sehingga peretasan dapat menimbulkan kerusakan tidak hanya pada infrastruktur digital, tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @matanajwa (7/1/2025), pihak YLBHI mengungkapkan bahwa ini adalah ketiga kalinya terjadi peretasan.
Baca Juga: Waduh! Rencana Prabowo Hapus Utang UMKM Ternyata Buat Investor Asing Kabur dan Saham Anjlok
Peretasan yang terjadi cukup berdampak pada kinerja Lembaga Bantuan Hukum (LBH).
Artikel Terkait
Genius Hack! Lakukan Cara Jitu Ini untuk Hilangkan Kerak Lem Power Glue pada Pakaian
Maraknya Kebocoran Data dan Peretasan, TNI akan Bentuk Angkatan Siber
Indodax Kena Hack? Investigasi Berlanjut, Aset Crypto Pengguna Tetap Aman
Akun Media Sosial Sejumlah Pemain hingga Website Football Asociation of Bahrain Jadi Target Peretasan
Peretasan Canggih China Terungkap: Pejabat Gedung Putih Bertemu Eksekutif Telekomunikasi, Ada Apa?