Rumah sakit di utara Gaza menghadapi ancaman serius, dengan lebih dari 100 pasien, termasuk mereka yang membutuhkan perawatan intensif, terancam kehilangan nyawa akibat kekurangan daya listrik.
Pemerintah Gaza mengungkapkan bahwa pasokan listrik yang terbatas mengancam kelangsungan hidup banyak pasien yang sangat bergantung pada peralatan medis.
Baca Juga: Kampanye Keselamatan Lalin, Satlantas Polres Purwakarta Menggelar Kegiatan Police Goes To School
Serangan udara Israel yang terus berlangsung di Gaza telah menyebabkan kerusakan yang luas, dan situasi kemanusiaan di wilayah tersebut semakin memburuk.
Organisasi internasional dan badan-badan kemanusiaan mendesak agar segera ada gencatan senjata dan akses kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada warga yang terjebak dalam konflik yang semakin memanas ini.
Artikel Terkait
Prabowo Dorong Swasembada Pangan sebagai Kunci Pengendalian Inflasi di Masa Depan
Vietnam Perpanjang Diskon Pajak Jadi 8 Persen Demi Dorong Ekonomi, Berlaku hingga Juni 2025
Lolos Uji Emisi Diusulkan Jadi Syarat Perpanjangan STNK, Langkah Baru Tekan Polusi Udara
Ramai Menanti Keputusan Presiden Prabowo, Ustadz Adi Hidayat Diisukan Pengganti Gus Miftah, Warganet: UAH dan UAS konsentrasi Dakwah Pembinaan Ummat .
Masjid IKN Bakal Jadi Masjid Negara, Gantikan Istiqlal
Kasus Penembakan Siswa di Semarang, Aipda Robig Zaenuddin Resmi Jadi Tersangka dan Dipecat
Jessica Iskandar Sebut Kelahiran Anak ke-3 nya Pengalaman Indah dan Luar Biasa Meskipun Sempat Alami Pendarahan
Israel Lancarkan Lebih dari 100 Serangan Udara ke Suriah, Fokus pada Senjata Kimia dan Rudal Jarak Jauh
Bukan Menggantikan Peran Manusia, BRI Gunakan AI Untuk Tingkatkan Produktivitas
Bendera Baru Suriah Menggantikan Simbol Rezim Assad, Menandai Era Baru Bagi Negeri ini