INSIBERNEWS - Lebih dari seribu ilmuwan internasional, sebagian besar ahli saraf dan psikolog, menandatangani sebuah surat terbuka yang mendesak penghentian kekerasan di Gaza.
Surat itu juga meminta komunitas global untuk menekan pemerintah Israel agar mematuhi hukum humaniter internasional demi mengakhiri penderitaan di wilayah tersebut.
Baca Juga: Krisis Gaza Memuncak: Kekurangan Obat dan Bahan Pokok Kian Parah
Sejumlah nama besar turut menandatangani surat ini, termasuk pemenang Nobel May-Britt Moser dan Edvard Moser dari Norwegia, serta Susumu Tonegawa dari Jepang.
Menurut laporan yang dikutip oleh kantor berita IRNA, para ilmuwan dari berbagai negara, termasuk Spanyol, juga ikut mendukung inisiatif tersebut.
Baca Juga: Prancis Ungkap Pelanggaran Gencatan Senjata Israel-Hizbullah yang Menyebabkan Korban Sipil
Salah satu penandatangan, Pablo Lanillos, seorang peneliti di bidang kecerdasan buatan dan robotika di Cajal Institute, menyebut surat ini sangat bermakna karena lahir dari para ahli yang memahami mekanisme otak manusia dalam menghadapi konflik dan trauma.
Surat tersebut mengutuk keras aksi kekerasan, termasuk berbagai “kejahatan perang” yang dituduhkan kepada Israel di Gaza.
Para ilmuwan menyoroti siklus kekerasan yang terus berulang di wilayah itu, menciptakan kebencian dan kehancuran yang hanya semakin memperburuk hubungan antarbangsa di kawasan tersebut.
Mereka memperingatkan bahwa tanpa intervensi internasional yang tegas, situasi ini hanya akan semakin memburuk.
Baca Juga: Gencatan Senjata Dilanggar, Ketegangan Israel dan Lebanon Kembali Memanas
“Gaza terperangkap dalam lingkaran balas dendam yang tidak hanya menghancurkan harapan akan perdamaian, tetapi juga menanamkan kebencian yang mendalam di antara generasi yang akan datang,” demikian bunyi salah satu pernyataan dalam surat tersebut.
Para penandatangan juga mengusulkan langkah konkret, seperti penghentian penjualan senjata ke Israel dan evaluasi ulang terhadap kerja sama internasional dengan rezim tersebut.
Artikel Terkait
Hizbullah Gempur Israel dengan Ratusan Proyektil dan Serangan Drone, Ketegangan Kian Memanas
Gencatan Senjata Israel-Lebanon: Langkah Baru untuk Redakan Ketegangan
Gencatan Senjata Israel-Hizbullah Berlaku, Ribuan Warga Lebanon Kembali ke Rumah Meski Ketegangan Masih Tinggi
Hizbullah Janji Terus Berjuang dan Dukung Palestina Meski Gencatan Senjata dengan Israel
Iran Sambut Gencatan Senjata di Lebanon, Tegaskan Hak untuk Balas Serangan Israel: Akankah Terjadi Ketegangan Baru?
Israel Setujui Gencatan Senjata dengan Hizbullah: Langkah Cerdas atau Hanya Sementara? Netanyahu Paparkan Alasan Strategis!
Ketegangan Memuncak! Hizbullah Tembakkan 250 Roket ke Israel, Simak Laporan Lengkapnya!
Gencatan Senjata Dilanggar, Ketegangan Israel dan Lebanon Kembali Memanas
Ketegangan Memuncak! Israel-Hizbullah Saling Tuding Soal Pelanggaran Gencatan Senjata: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Prancis Ungkap Pelanggaran Gencatan Senjata Israel-Hizbullah yang Menyebabkan Korban Sipil