INSIBERNEWS - Pemerintah terus berupaya untuk dapat memberantas Judi Online (Judol) yang meresahkan masyarakat.
Pada hari Selasa, 3 Desember 2024, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), bersama pihak operator seluler bertemu membahas langkah lanjutan pencegahan aktivitas judi online (judol) di ruang digital.
Plt. Direktur Jenderal (Dirjen) Infrastruktur Digital Komdigi, Ismail menjelaskan pertemuan ini menghasilkan dua pembahasan utama demi mempersempit ruang bagi aktivitas judol di Indonesia.
Baca Juga: Soal Kenaikan UMP 6,5 Persen, Menaker Ungkap Hasil Kajian hingga Proses Laporan ke Prabowo
"Dari diskusi yang kami lakukan ada dua topik utama yang dibahas. Pertama adalah upaya sosialisasi kepada masyarakat agar tidak terjebak (judol)," ujar Ismail saat jumpa pers di Jakarta, pada Selasa, 3 Desember 2024.
Ismail menegaskan judi online dapat membuat masyarakat berada dalam kondisi yang sulit karena terjebak dalam aktivitas ilegal.
"Masyarakat mendapat kondisi yang sulit karena terjebak mengikuti aktivitas judi online," tegasnya.
Baca Juga: Presiden Korea Selatan Umumkan Stasus Darurat Militer, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Untuk mengetahui lebih jauh terkait langkah baru dari Komdigi yang menggandeng PPATK dan operator seluler, berikut ini ulasan selengkapnya.
1. Pengiriman SMS Edukasi Judol Untuk Masyarakat
Dalam kesempatan yang sama, Ismail mengatakan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak terjebak judi online itu melalui ponsel.
Ismail mengklaim pihaknya bersama operator seluler akan melakukan pengiriman SMS edukasi terkait judol kepada masyarakat yang menjadi targetnya.
"Sosialisasi ini dalam berbagai bentuk, ada yang segmented (tersegmentasi), ada yang targeted (target), dan sebagainya," ujarnya.
Artikel Terkait
Seduhan Estetik Minuman Ramuan Herbal Termanjur Lunturkan Lemak Tubuh dengan Bahan Bunga dan Rempah
Estetik dan Nikmat! Seduhan Teh Bunga dan Rempah Minuman Herbal Termujarab Lengserkan Lemak Tubuh ala Sosialita
Terungkap! Motif Anggota Polisi Tembak Siswa SMK 4 Semarang hingga Tewas
Kapolrestabes Semarang Mengaku Siap Tanggung Jawab Dalam Kasus Penembakan Siswa SMK
Presiden Korea Selatan Umumkan Stasus Darurat Militer, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Anggota DPR Korea Selatan Gelar Sidang Luar Biasa Setuju Batalkan Darurat Militer, Masyarakat Tuntut Penangkapan Yoon Seok Yeol
Soal Kenaikan UMP 6,5 Persen, Menaker Ungkap Hasil Kajian hingga Proses Laporan ke Prabowo
Viral Videonya, Gus Miftah Akan Minta Maaf Pada Penjual Es Teh, Ngaku Sudah Ditegur Sekretaris Kabinet.
Paslon Nomor Urut 1 Zeinjo Unggul, Ini Hasil Resmi Rekapitulasi KPU Purwakarta Penghitungan Suara Pilkada Purwakarta 2024
Pedagang Es yang Diolok-olok oleh Gus Miftah, Dijanjikan akan Diberi Bantuan Uang Rp300 Juta Hingga Diberangkatkan Umroh