INSIBERNEWS - Pilkada 2024 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan menuai kontroversi masyarakat.
Pasalnya, Paslon Lisa - Wartono kalah unggul dengan suara tidak sah yang capai 68,69%, tetapi justru menangkan Pilkada.
Kemenangan Paslon Lisa - Wartono di Pilkada Banjarbaru ini kemudian mendapat protes dari masyarakat.
Baca Juga: Kabar Duka, Aktor Park Min Jae Tutup Usia Usai Alami Serangan Jantung Mendadak
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @matanajwa (2/12/2024), Kota Banjarbaru memiliki 2 Paslon Wali Kota.
Paslon nomor urut 1 adalah Erna Lisa Halaby - Wartono dan Paslon nomor urut 2 adalah Aditya MuftiAriffin - Said Abdullah.
Paslon Wali KTA Banjarbaru nomor urut 1 didukung oleh partai koalisi gemuk yang terdiri dari 13 partai yaitu Gerindra, PKB, Golkar, PKS, PDI perjuangan, Nasdem, PAN, Demokrat, Gelora, PBB, Perindo, Garuda, dan PSI.
Sedangkan Paslon Wali Kota Banjarbaru nomor urut 2 didukung oleh Partai Buruh, PPP, dan Partai Ummat.
Paslon nomor urut 2 didiskualifikasi oleh KPU Banjarbaru pada 31 Oktober 2024.
Alasannya adalah karena dianggap melanggar aturan, hal ini dilaporkan oleh Paslon nomor urut 1.
Setelah Paslon nomor urut 2 didiskualifikasi, KPU Banjarbaru tidak punya opsi kotak kosong.
Karena surat suara untuk Pilkada Banjarbaru sudah terlanjur dicetak.
Artikel Terkait
Tim Pemenangan RIDO Duga Ada Kecurangan dalam Pilkada Jakarta, Netizen Justru Ungkap Bantuan Sembako dari RIDO
Golput di Pilkada Jakarta 2024 Jadi yang Tertinggi Sepanjang Sejarah, Capai 40 Persen
Simak! Beginilah Tanggapan KPU Mengenai Tingginya Angka Golput di Pilkada Jakarta 2024
Tegas! PDI Perjuangan Pecat Effendi Simbolan Karena Dukung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta
Jaga Keamanan Ketertiban Masyarakat Pasca Pilkada 2024, Bhabinkamtibmas Polsek Kiarapedes Laksanakan Giat Cooling System Sambang Warga