Dukungan dari Aktivis dan Warga
Namun, ada juga dukungan kuat terhadap RUU ini, terutama dari mereka yang telah merasakan dampak negatif media sosial.
Wayne Holdsworth, warga Melbourne yang putranya bunuh diri setelah menjadi korban penipuan sextortion online, menyebutkan bahwa undang-undang ini merupakan langkah penting untuk melindungi anak-anak.
Holdsworth menekankan bahwa meskipun pendidikan dan dukungan langsung kepada anak-anak dan orang tua adalah kunci, langkah ini adalah awal yang positif dalam upaya melindungi anak-anak dari bahaya media sosial.
Baca Juga: Ancaman Bom dan 'Swatting' Menghantui Calon Kabinet Trump, Keamanan Diperketat Pasca Serangan
Tantangan yang Masih Ada
RUU ini kini akan dilanjutkan ke Senat untuk diputuskan, dan diperkirakan akan mendapat dukungan mayoritas.
Namun, kritik terhadap langkah ini menunjukkan adanya ketidakpastian apakah kebijakan semacam ini benar-benar dapat mengatasi masalah yang lebih besar terkait bahaya media sosial bagi generasi muda.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Israel-Hizbullah Berlaku, Ribuan Warga Lebanon Kembali ke Rumah Meski Ketegangan Masih Tinggi
Trump Jr Klaim Ayahnya Akan Batasi Media Arus Utama dan Buka Pintu untuk Jurnalis Independen di Gedung Putih
Hizbullah Janji Terus Berjuang dan Dukung Palestina Meski Gencatan Senjata dengan Israel
Kenaikan PPN 12 Persen Diundur, Pemerintah Fokus Beri Stimulus Ekonomi
Jennie BLACKPINK Pukau Penggemar dengan Gaya Klasik di Kolaborasi Barunya
Iran Sambut Gencatan Senjata di Lebanon, Tegaskan Hak untuk Balas Serangan Israel: Akankah Terjadi Ketegangan Baru?
Ancaman Bom dan 'Swatting' Menghantui Calon Kabinet Trump, Keamanan Diperketat Pasca Serangan
Tingkat Golput Tinggi di Pilkada Jakarta 2024, KPU Masih Kumpulkan Data
Tarif Lebih Tinggi Trump Dikhawatirkan Bisa Hancurkan Ekonomi Dunia! Media Tiongkok Peringatkan Trump tentang Perang Tarif yang Merugikan Semua Pihak