Selain itu, Trump juga berjanji untuk mengenakan tarif 25% pada barang-barang dari Meksiko dan Kanada, yang dipandangnya belum cukup melakukan tindakan untuk menghentikan aliran narkoba dan migran ke AS.
Ketidakpastian Ekonomi dan Potensi Dampak Global
Dengan ketidakpastian yang terus berlanjut, ekonom seperti Louis Kuijs dari S&P Global Ratings menyatakan bahwa risiko yang ada cukup tinggi.
Meskipun saat ini proyeksi tarif dari Tiongkok sekitar 10%, ada kemungkinan bahwa tingkat tarif bisa lebih tinggi, yang akan memberikan dampak yang signifikan bagi ekonomi global.
Kebijakan ini menunjukkan bahwa meskipun perang dagang pertama di bawah Trump telah menghancurkan banyak bagian dari ekonomi global, ia tampaknya siap untuk melanjutkan kebijakan proteksionisnya dan menghadapi potensi eskalasi tarif yang lebih besar dengan Tiongkok, yang bisa menyebabkan dampak negatif yang meluas bagi kedua negara dan ekonomi dunia secara keseluruhan.
Artikel Terkait
Presiden Joe Biden Siap Kirimkan Paket Senjata $725 Juta untuk Ukraina, Termasuk Ranjau Darat dan Sistem Roket HIMARS
Gencatan Senjata Israel-Hizbullah Berlaku, Ribuan Warga Lebanon Kembali ke Rumah Meski Ketegangan Masih Tinggi
Trump Jr Klaim Ayahnya Akan Batasi Media Arus Utama dan Buka Pintu untuk Jurnalis Independen di Gedung Putih
Hizbullah Janji Terus Berjuang dan Dukung Palestina Meski Gencatan Senjata dengan Israel
Kenaikan PPN 12 Persen Diundur, Pemerintah Fokus Beri Stimulus Ekonomi
Jennie BLACKPINK Pukau Penggemar dengan Gaya Klasik di Kolaborasi Barunya
Iran Sambut Gencatan Senjata di Lebanon, Tegaskan Hak untuk Balas Serangan Israel: Akankah Terjadi Ketegangan Baru?
Ancaman Bom dan 'Swatting' Menghantui Calon Kabinet Trump, Keamanan Diperketat Pasca Serangan