INSIBERNEWS - Kasus dugaan penembakan aparat polisi kepada siswa SMK hingga tewas masih terus diusut.
Pasalnya ada kejanggalan ketenangan dari pihak kepolisian dan keterangan dari saksi mata sekitar TKP.
Polisi mengklaim bahwa penembakan yang dilakukan anggotanya karena adanya kejadian tawuran.
Namun, satpam area TKP mengungkapkan bahwa tidak ada tawuran di hari di mana penembakan tersebut terjadi.
Korban penembakan polisi bernama Gamma Rizkynata Oktafandy, ia merupakan anggota Paskibra SMK 4 Semarang.
Gamma ditembak oleh anggota polisi pada bagian pinggul, kini sedang mengalami visum untuk memastikan rincian kasus.
Baca Juga: Paula Verhoeven Pamit Kerja ke Belanda, Ungkapannya Pada Sang Anak Bikin Nangis
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar sendiri sudah membenarkan bahwa seorang anggota polisi terlibat dalam insiden penembakan siswa SMK.
Dilansir INsibernews dari akun Twitter @Jateng_Twit (28/11/2024), satpam Perumahan Paramount mengungkapkan bahwa tidak ada tawuran di area tersebut.
Bahkan satpam perumahan tersebut menegaskan bahwa jika sampai ada kejadian tawuran pasti pihaknya mengetahui dan melaporkan ke atasan.
“Tidak tawuran di sini. Rekan saya yang bertugas malam juga memastikan tidak ada kejadian seperti itu,” ungkap satpam Perumahan Paramount.
Artikel Terkait
Ratusan Polisi Polres Purwakarta Dikerahkan Untuk Amankan 1,462 TPS di Kabupaten Purwakarta
Diduga Tembak Siswa Paskibra, Oknum Polisi Terlibat dalam Tragedi di Semarang
Update Kasus Judi Online yang Libatkan Pegawai Komdigi, Polisi Sita Rp167,8 Miliar Sebagai Bukti
Kronologi Tewasnya Siswa SMK di Semarang Diduga Akibat Ditembak Anggota Polisi
Mengejutkan! Polisi yang Tembak SIswa SMK hingga Tewas di Semarang Diduga Memakai Narkoba