BRI Publikasikan Indeks Bisnis UMKM Triwulan III 2024, Penurunan Daya Beli Buat Ekspansi Bisnis UMKM Melambat

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 5 November 2024 | 10:43 WIB
BRI Publikasikan Indeks Bisnis UMKM Triwulan III 2024, Ekspansi Bisnis UMKM Melambat Diperlukan Penguatan Daya Beli (Istimewa)
BRI Publikasikan Indeks Bisnis UMKM Triwulan III 2024, Ekspansi Bisnis UMKM Melambat Diperlukan Penguatan Daya Beli (Istimewa)

INSIBERNEWS, Jakarta – Dari publikasi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terhadap Indeks Bisnis UMKM Triwulan III 2024 pada Senin (04/11). Diketahui bahwa ekspansi bisnis UMKM pada Triwulan III 2024 melambat.

Hal ini terlihat dari Indeks Bisnis UMKM yang berada pada level 102,6 atau lebih rendah dibandingkan dengan Triwulan II 2024 sebelumnya yakni 109,9.

Supari selaku Direktur Bisnis Mikro BRI mengungkapkan, bahwa pada Q3-2024 Indeks Bisnis UMKM masih berada pada level 102,6 (di atas 100), yang berarti ekspansi bisnis UMKM masih berlanjut.

Baca Juga: Sering Disangka Milik Orang Jepang, Inilah Sosok di Balik Kesuksesan HokBen Resto yang Melegenda di Indonesia Sejak Tahun 1985

“Hal ini ditopang oleh aktivitas masyarakat kembali normal pasca Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Idul Fitri, Waisak dan Idul Adha, ditambah libur sekolah, adanya peningkatan panen komoditas Perkebunan, aktivitas proyek-proyek pemerintah dan swasta semakin meningkat menjelang akhir tahun serta banyak acara pesta (pernikahan) dan aktivitas partai politik menjelang pilkada,” jelas Supari.

Namun, apabila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, ekspansi bisnis UMKM pada Q3-2024 melambat, tercermin dari penurunan Indeks Bisnis UMKM dari 109,9 menjadi 102,6.

“Penunuran ini disebabkan turunnya daya beli masyarakat, normalisasi permintaan pasca perayaan HBKN, normalisasi produksi pertanian pasca panen raya, kenaikan harga barang input, dan persaingan yang semakin ketat,” ujar Supari.

Baca Juga: Ramai Soal Perselingkuhan Suami Selebgram Arie Rieyanthie, Berikut 3 Kasus Serupa yang Bikin Geleng Kepala!

Sebanyak lima komponen Indeks Bisnis UMKM memiliki indeks di atas 100, sementara tiga komponen lainnya menurun di bawah 100.

Indeks terendah terlihat pada komponen volume produksi/penjualan (indeks terkait 94,1), komponen nilai penjualan (indeks terkait 96,1), dan komponen penggunaan tenaga kerja (indeks terkait 99,2).

Normalisasi permintaan barang dan jasa pasca HBKN dan menurunnya produksi pangan pasca panen raya, serta naiknya harga barang input menyebabkan volume produksi dan penjualan UMKM mengalami penurunan.

BRI Publikasikan Indeks Bisnis UMKM Triwulan III 2024, Diketahui Ekspansi Bisnis UMKM Melambat (Istimewa)

Meskipun rata-rata harga jual mencatat kenaikan, namun penurunan volume produksi/penjualan yang cukup dalam menyebabkan nilai penjualan juga turut menurun.

Menjelang musim tanam tanaman pangan dan perayaan Nataru, pemesanan dan persediaan barang input masih mengalami kenaikan (indeks terkait tetap di atas 100), namun lebih lambat dari Q2-2024.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X