INSIBERNEWS - Dekanat UNAIR sempat lakukan pembekuan terhadap BEM FISIP karena membuat karangan bunga yang berisi kritik terhadap Prabowo Gibran.
BEM FISIP UNAIR melakukan aksi protes setelah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI.
Dalam spanduk karangan bunga tersebut, BEM FISIP UNAIR menuliskan pesan ucapan selamat atas pelantikan presiden dan wakil presiden RI sekaligus dengan ucapan satir.
Baca Juga: Wow! Anggaran untuk Gaji Pejabat Kabinet Merah Putih Naik 81 Persen dari Periode Sebelumnya
“Selamat atas dilantiknya jenderal bengis pelanggar HAM dan profesor IPK 2,3 sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang lahir dari rahim haram konstitusi,” tulis BEM Fisip UNAIR.
Hal ini dilakukan oleh BEM Fisip UNAIR karena menilai bahwa pelantikan Prabowo dan Gibran merupakan hal yang tidak pantas.
Namun akhirnya pembekuan tersebut dicabut oleh pihak Dekanat FISIP UNAIR.
Baca Juga: Berita Penting! Inggris dan Wales Larang Vape Sekali Pakai Demi Kesehatan dan Lingkungan
Dikutip INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (28/10/2024), Dekan FISIP Unair Prof. Bagong Suyanto menyampaikan alasan kenapa melakukan pembekuan terhadap BEM FISIP UNAIR.
Yaitu karena BEM FISIP UNAIR dinilai tidak sesuai dengan kultur akademik ketika menuliskan karangan bunga sindiran.
Meskipun BEM FISIP UNAIR ingin menyampaikan aspirasi namun pihak Dekanat meminta kepada mereka untuk tidak lupa terhadap marwah akademik.
“Pembekuan ini sebelumnya dilakukan karena penggunaan diksi oleh BEM FISIP yang dianggap tidak sesuai dengan kultur akademik," ujar Prof. Bagong Suyanto.
Artikel Terkait
Rektor Unair Kembalikan Budi Santoso Menjadi Dekan FK setelah Menjadi Sorotan Nasional
Aturan Baru! Kini Kementerian Keuangan Diawasi Langsung oleh Presiden Prabowo
Program Makan Bergizi Gratis Dimulai Januari 2025: Prioritas Pemerintahan Prabowo-Gibran
Usai Prabowo Subianto Biayai Retreat Dengan Uang Pribadi, Raja Juli: Makin Jelas Misi dan Misi Pemerintah
BEM FISIP UNAIR Dibekukan! Buntut dari Karangan Bunga Berisi Sindiran untuk Prabowo Gibran