INSIBERNEWS - BEM FISIP UNAIR melakukan aksi protes setelah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI.
Aksi tersebut dilakukan oleh BEM FISIP UNAIR dengan membuat karangan bunga yang berisi sindiran untuk Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming.
Dalam spanduk karangan bunga tersebut, BEM FISIP UNAIR menuliskan pesan ucapan selamat atas pelantikan presiden dan wakil presiden RI sekaligus dengan ucapan satir.
“Selamat atas dilantiknya jenderal bengis pelanggar HAM dan profesor IPK 2,3 sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang lahir dari rahim haram konstitusi,” tulis BEM FISIP UNAIR.
Hal ini dilakukan oleh BEM FISIP UNAIR karena menilai bahwa pelantikan Prabowo dan Gibran merupakan hal yang tidak pantas.
Dikutip INsibernews dari akun Instagram @medsos_rame (28/10/2024), Presiden BEM FISIP UNAIR, Tuffahati Ullayyah Bachtiar menyampaikan bahwa pihaknya mengekspresikan kekecewaan melalui karangan bunga tersebut.
Kekecewaan yang dirasakan terkait dengan banyak kejadian di dalam Pemilu 2024 yang dinilai tidak demokratis.
“Karangan bunga tersebut adalah karya seni satir yang bertujuan untuk mengungkapkan ekspresi kekecewaan atas rentetan fenomena yang terjadi selama Pemilu 2024,” ujar Tuffahati.
Pada 22 Oktober 2024, BEM Fisip UNAIR meletakkan karangan bunga berisi protes ini di Taman Barat FISIP UNAIR.
Baca Juga: Baim Wong Ajukan Usulan Pada Proses Mediasi Dengan Paula Verhoven Dalam Gugatan Cerainya
Hal ini kemudian menjadi viral di media sosial karena dinilai sebagai aksi yang cukup berani.
Artikel Terkait
Kabar Gembira! Presiden Prabowo Rencanakan Pemutihan Utang Warga, Ternyata Ini Tujuannya
Daftar Kegiatan Kementerian yang Tidak Disukai Presiden Prabowo Karena Boros APBN, Apa Saja?
Prabowo Tegaskan Komitmen Anti-Korupsi di Kabinet Merah Putih
PDIP Hormati Putusan PTUN: Prabowo Yes-Gibran No!
Aturan Baru! Kini Kementerian Keuangan Diawasi Langsung oleh Presiden Prabowo