INSIBERNEWS - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, memberikan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang memutuskan untuk memangkas anggaran untuk kegiatan seremonial di kementerian.
Menurutnya, kebijakan ini adalah langkah positif yang harus dilakukan untuk menanggulangi masalah kebocoran anggaran yang selama ini menjadi perhatian publik.
Baca Juga: DPR Minta Libur 3 Hari Saat Pencoblosan, Alasannya untuk Mengukseskan Pilkada 2024
Anwar menyoroti bahwa tingkat kebocoran anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) cukup signifikan, terutama sejak era Orde Baru hingga Reformasi.
Dia merujuk pada pendapat mantan Menteri Keuangan, Sumitro Djojohadikusumo, yang memperkirakan bahwa pada masa Orde Baru, kebocoran anggaran dapat mencapai sekitar 30 persen.
Hal ini menjadi alasan mendasar bagi Anwar untuk mendukung inisiatif Prabowo.
Baca Juga: Kabinet Merah Putih Gelar Retreat di Akmil Magelang
“Tujuan pemangkasan anggaran ini bukanlah untuk mengurangi pengeluaran pemerintah secara keseluruhan, tetapi lebih pada memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar dimanfaatkan secara efektif dan efisien,” ungkap Anwar.
Ia menekankan bahwa anggaran negara seharusnya benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat, bukan hanya untuk kepentingan segelintir orang.
Baca Juga: Kapolsek Lemahabang Bersama Kaum Emak-emak Laksanakan Jumat Curhat
Anwar juga berharap agar para menteri dan wakil menteri yang diangkat dalam kabinet Prabowo dapat berkomitmen untuk mewujudkan visi dan misi presiden.
Ia mencatat bahwa Prabowo tampaknya ingin memulai era pemerintahan yang lebih pro-rakyat, di mana setiap kebijakan dan pengeluaran anggaran harus berorientasi pada kepentingan publik.
Baca Juga: Israel Kembali Serang Pengungsian di Gaza, 17 Orang Tewas
“Saya berharap semua kegiatan yang tidak mendukung tujuan tersebut harus dihilangkan. Bahkan, Prabowo telah mengingatkan menterinya untuk tidak menggunakan dana APBN demi kepentingan pribadi, keluarga, atau kroni mereka,” tegasnya.
Artikel Terkait
Reaksi Farhat Abbas Soal Jhon LBF Bakal Kasih Agus 240 Juta Jika Cabut Laporan Teh Novi : Kamu Kita Anggap Rumput Liar
BI Perpanjang Kebijakan DP 0 Persen Untuk Kredit Properti dan Kendaraan hingga 2025
China Rencana Kurangi Impor Batu Bara di Tahun 2025
DPR Dorong Subsidi Iuran BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Informal
PBB Soroti Krisis Kemanusiaan di Gaza Utara, Israel Ditekan Untuk Lindungi Warga Sipil
Terancam PHK Massal Tanpa Pesangon, 20 Ribu Karyawan Sritex Ajukan Kasasi Pailit
Kementerian Perindustrian Awasi Pemasukan iPhone 16, Masih Ilegal Di Indonesia
Soal Adanya Petisi Tarik Donasi Agus, Farhat Abbas Tidak Akan Berhenti Bela Agus
Israel Kembali Serang Pengungsian di Gaza, 17 Orang Tewas
Kapolsek Lemahabang Bersama Kaum Emak-emak Laksanakan Jumat Curhat