INSIBERNEWS - Delegasi Indonesia mengambil sikap tegas kepada Pemerintahan Israel dengan cara walk out.
Walk out dilakukan delegasi Indonesia ketika Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu berpidato di acara Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Tidak hanya delegasi Indonesia saja yang memilih walk out ketika Perdana Menteri Israel berpidato, sejumlah delegasi dari negara-negara lain juga melakukan hal yang sama.
Baca Juga: Terungkap! Ini Alasan Relawan Anies Baswedan Dukung Pramono-Rano di Pilgub Jakarta
Dilansir InsiberNews dari akun Instagram @najwashihab (30/9/2024), delegasi negara lain yang juga melakukan aksi walk out diantaranya adalah Turki, Arab Saudi, dan Pakistan.
Aksi tersebut dilakukan pada Sidang Majelis Umum PBB ke-79 yang dilaksanakan di New York, Amerika Serikat pada Sabtu (28/9/2024).
Walk out adalah tindakan meninggalkan sebuah forum diskusi secara tiba-tiba, sering kali sebagai bentuk protes atau ketidaksetujuan terhadap jalannya diskusi.
Baca Juga: Mengapa Freedom Financial Penting?: Kunci Kesuksesan Hidup Anda Edisi Investasi
Fenomena ini terjadi di berbagai jenis forum, mulai dari diskusi akademik, rapat organisasi, hingga pertemuan politik.
Tindakan walk out biasanya dilakukan oleh satu atau sekelompok peserta diskusi yang merasa tidak puas atau kecewa dengan topik yang dibahas, proses diskusi, atau perilaku peserta lain.
Ada beberapa alasan umum mengapa seseorang atau sekelompok orang melakukan walk out dari sebuah forum diskusi.
Baca Juga: Kimberly Ryder Baru Terkuak Alami KDRT, Tahun Depan Ia Akan Ibadah Umroh
Salah satunya yaitu ketidaksetujuan terhadap Isu atau Kebijakan. Jika peserta merasa bahwa diskusi atau keputusan yang diambil tidak mewakili kepentingan mereka, walk out dapat digunakan sebagai bentuk protes.
Artikel Terkait
Ramai Boikot Produk Israel Ternyata Berhasil, 46 Ribu Perusahaan Gulung Tikar
Serangan Israel ke Sekolah di Jalur Gaza: 22 Warga Palestina Tewas
Pasukan Israel Membunuh Puluhan Orang di Gaza Palestina saat Tank-Tank Masuki Rafah
Israel Serang Lebanon Melalui Serangan Udara, Tewaskan 492 Orang, Kenapa?
Serikat Pekerja Global Desak Israel Bayar Gaji Tertahan untuk 200 Ribu Pekerja Palestina