INSIBERNEWS - Sebuah serangan udara Israel yang menghantam sekolah di Jalur Gaza menewaskan 22 warga Palestina, termasuk anak-anak dan wanita, pada hari Senin.
Sekolah tersebut diketahui berfungsi sebagai tempat pengungsian bagi warga yang melarikan diri dari wilayah-wilayah konflik akibat peningkatan ketegangan antara militan Palestina dan militer Israel.
Serangan ini terjadi di tengah eskalasi terbaru kekerasan yang telah berlangsung selama beberapa minggu, dengan serangan udara Israel yang menargetkan infrastruktur dan posisi militan di wilayah Gaza sebagai balasan atas roket-roket yang ditembakkan ke arah Israel.
Baca Juga: Aksi Curanmor Bersenjata di PIK: Tiga Pelaku Ditangkap
Kementerian Kesehatan Palestina mengutuk serangan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan yang melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia, mengingat sekolah tersebut adalah tempat yang seharusnya aman untuk warga sipil.
"Ini adalah tragedi besar bagi rakyat Palestina," ujar seorang pejabat setempat.
Pihak Israel, sementara itu, menyatakan bahwa serangan tersebut ditujukan kepada target militer yang menggunakan sekolah sebagai tempat perlindungan dan penyimpanan senjata, meski klaim ini sulit diverifikasi secara independen.
Baca Juga: Kasus Intimidasi di MTs Islamiyah Ketapang: Tindakan Kepala Sekolah yang Mencoreng Pendidikan
"Kami akan terus mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi warga Israel dari serangan roket dan teroris di Gaza," kata juru bicara militer Israel.
Tragedi ini menambah daftar panjang korban jiwa dari warga sipil yang terperangkap dalam konflik berkepanjangan di wilayah tersebut, yang terus memicu kecaman internasional terhadap tindakan kekerasan yang merenggut nyawa tak berdosa.
Seruan untuk gencatan senjata kembali disuarakan oleh berbagai pihak internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang mendesak penghentian kekerasan demi melindungi warga sipil.
Artikel Terkait
Dapat Intruksi dari Jokowi, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Siapkan RI Kirim Nakes ke Palestina
Zaskia Adya Mecca Melihat Langsung 2 Rudal Meledak di Wilayah Palestina, hingga Tulis Surat Wasiat
Susul Indonesia dan Malaysia, Aljazair Siap Kirim Pasukan ke Jalur Gaza Bantu Palestina
Momen Haru: Seekor Anjing di Gaza Mengubur Sahabat Kucingnya dengan Wajahnya
Kasus Intimidasi di MTs Islamiyah Ketapang: Tindakan Kepala Sekolah yang Mencoreng Pendidikan
Aksi Curanmor Bersenjata di PIK: Tiga Pelaku Ditangkap