INSIBERNEWS - Kabar duka datang dari Lebanon yang mendapat serangan udara dari Israel dan mengakibatkan 492 orang tewas.
Serangan yang dilakukan oleh Israel kepada Lebanon juga mengakibatkan 1.645 orang luka-luka.
Serangan dari Israel ini terjadi secara besar-besaran kepada Lebanon pada Senin (23/9/2024).
Baca Juga: Cara Menerapkan Gaya Hidup Hemat dan Cermat untuk Keuangan yang Lebih Stabil
Dilansir InsiberNews dari akun Instagram @ngomonginuang (24/9/2024), sejak hari Senin (23/9/2024), masyarakat Lebanon melakukan pengungsian akibat dari serangan Israel.
Kebanyakan warga Lebanon mengungsi ke desa-desa yang dinilai lebih akan dan menjauhi Lebanon Selatan.
Karena Lebanon Selatan berbatasan langsung dengan Israel yang diklaim sebagai pangkalan paramiliter Hizbullah.
Serangan yang dilakukan oleh Israel ini tercatat sebagai serangan yang paling mematikan yang pernah Lebanon alami dalam beberapa dekade terakhir.
Alasan terjadinya serangan ini adalah karena sudah lama bersitegang dengan kelompok paramiliter Hizbullah.
Hizbullah sendiri merupakan kelompok pendukung pejuang Hamas dan Palestina.
Baca Juga: Wow! Kini Pejabat Imigrasi Boleh Bawa Senjata Akibat DPR Sahkan Revisi UU Keimigrasian
Kelompok Hizbullah juga menolak hak keberadaan Israel, sehingga Israel akhirnya meluncurkan aksi militer.
Israel mengklaim bahwa Hizbullah kerap kali melakukan serangan roket dari Lebanon ke Israel dengan menggunakan roket buatan Iran.
Artikel Terkait
Pemimpin Hamas Tewas, Iran Bersumpah Akan Buat Israel Menyesal
Iran dan Hamas Sebut Kematian Ismail Haniyeh, Akibat Proyektil Jarak Dekat Oleh Israel, Pejabat Israel Belum Mengaku.
Ramai Boikot Produk Israel Ternyata Berhasil, 46 Ribu Perusahaan Gulung Tikar
Serangan Israel ke Sekolah di Jalur Gaza: 22 Warga Palestina Tewas
Pasukan Israel Membunuh Puluhan Orang di Gaza Palestina saat Tank-Tank Masuki Rafah