INSIBERNEWS - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, sekitar 85 juta pekerjaan diperkirakan akan hilang.
Penyebab utama fenomena ini adalah peningkatan otomasi di berbagai sektor, termasuk munculnya teknologi Kecerdasan Buatan (AI).
Baca Juga: Waduh! Tarif Bayar Tol Dalam Kota Bakal Naik Mulai 22 September 2024
Dalam pernyataannya saat menghadiri Kongres Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia XXII di Surakarta, Jokowi menekankan bahwa otomasi telah berkembang pesat.
Awalnya, fokusnya adalah pada otomasi mekanik, tetapi kini teknologi telah bertransformasi dengan hadirnya otomasi analitik dan AI yang terus berkembang. Setiap hari, inovasi baru muncul, mempercepat proses otomatisasi di banyak industri.
Baca Juga: Insentif Beli Rumah Bebas PPN Diperpanjang Hingga Desember 2024
Kepala negara tersebut mengingatkan bahwa kehilangan 85 juta pekerjaan adalah angka yang signifikan dan menuntut tindakan proaktif.
Oleh karena itu, penting untuk menciptakan lapangan kerja baru untuk menanggulangi dampak negatif dari hilangnya pekerjaan ini.
Baca Juga: Pemerintah Ajak UMKM Investasi Untuk IKN, Bisa Dapat Lahan Maksimal 1 Hektar
Jokowi juga menyoroti fenomena gig economy, yang merujuk pada pasar tenaga kerja dengan banyak pekerja kontrak dan freelancer.
Ia memperingatkan bahwa tren ini dapat mengurangi jumlah lapangan kerja yang stabil, sehingga perlu perhatian lebih agar dampak sosialnya dapat diminimalisir.
Artikel Terkait
Kilas Balik Pilpres 2024: Berapa Suara yang Diraih Prabowo-Gibran? Bakal Segera Dilantik di Kompleks Parlemen
Ditanya Nama dan Jumlah Menteri yang Didapatkan Partai Golkar di Kabinet Prabowo, Begini Respon Bahlil
Siapa Sufmi Dasco Ahmad? Ini Biodata Ketua Harian DPP Partai Gerindra
Prabowo-Gibran Diwacanakan Pakai Zaken Kabinet, Begini Respon Bambang Soesatyo
Kapan Komposisi Menteri Kabinet Prabowo Subianto Selesai? Begini Jawaban Sufmi Dasco: Akan Final...
Nilai Tukar Rupiah Menguat Capai Angka 15.000 Rupiah Per USD
Kemenparekraf Turunkan Harga Tiket Pesawat Demi Tingkatkan Pariwisata
Pemerintah Ajak UMKM Investasi Untuk IKN, Bisa Dapat Lahan Maksimal 1 Hektar
Insentif Beli Rumah Bebas PPN Diperpanjang Hingga Desember 2024
Waduh! Tarif Bayar Tol Dalam Kota Bakal Naik Mulai 22 September 2024