INSIBERNEWS - Rieke Diah Pitaloka sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan tolak rencana pemerintah mengenai program pensiun tambahan.
Penolakan tersebut disampaikan Rieke Diah Pitaloka kepada Ketua DPR RI di Rapat Paripurna pada Selasa (10/9/2024).
Pasalnya Rieke Diah Pitaloka menilai bahwa rencana program pensiun tambahan pemerintah ini akan menyulitkan rakyat di kondisi saat ini.
Baca Juga: Rahasia Konten Jualan Viral: Cara Membuat Postinganmu Ramai dan Menggugah Minat
Dilansir InsiberNews dari kanal YouTube TVR Parlemen (12/9/2024), Rieke menyampaikan kondisi pekerja dan pemberi kerja saat ini sudah menanggung potongan yang cukup besar.
“Saat ini potongan terhadap pekerja dan pemberi kerja di dalam skema jaminan sosial itu sudah cukup tinggi, pimpinan,” ujar Rieke Diah Pitaloka.
Sehingga jika nantinya ada program pensiun tambahan yang akan memotong gaji para pekerja maka dikhawatirkan para pekerja tidak memiliki cukup uang untuk kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Tanggapi Dugaan Gratifikasi Dilakukan Kaesang, Jokowi : Semua Sama di Mata Hukum
Dengan demikian maka Rieke Diah Pitaloka memohon kepada Puan Maharani selaku Ketua DPR RI untuk menolak terbitnya PP tentang Program Pensiun Tambahan.
Dengan alasan ketidakadilan untuk warga di saat kondisi ekonomi sekarang yang mana banyak orang kesulitan mencari pekerjaan.
“Kami memohon dukungan dari pimpinan dan anggota DPR RI untuk menolak terbitnya PP tentang Program Pensiunan Tambahan,” ungkap Rieke Diah Pitaloka.
Baca Juga: ARMY Global Marah, Menolak Upaya Pembubaran BTS dan Tegaskan Dukungan untuk 7 Anggota
“Karena sangat bertentangan dengan rasa keadilan rakyat yang saat ini sedang kesulitan mencari pekerjaan, bahkan rekrutmen CPNS saja berantakan, pimpinan,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Revisi Pilkada Jakarta Setelah DPR dan KPU Takluk Putusan MK, Siapa Saja Calonnya?
Kabar Duka, Nyat Kadir Anggota DPR RI dan Mantan Wali Kota Batam Meninggal Dunia
Nyat Kadir Anggota DPR RI dan Mantan Wali Kota Batam Tutup Usia, Berikut Profilnya
BAKN DPR Usulkan Kenaikan Tarif Cukai Rokok 5 Persen untuk 2025-2026
Menyesal! DPR Terkejut KPU Pakai Anggaran Pemilu Rp76,6 T untuk Sewa Private Jet dan Apartemen