INSIBERNEWS - Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan peringkat keamanan tertinggi didunia, kini harus berhadapan dengan fenomena baru yang melibatkan Warga Negara Indonesia (WNI). Geng yang menamakan diri mereka sebagai Pemulih Harga Diri (PHD) ini, mulai menarik perhatian di kalangan warga lokal, terutama di wilayah Osaka.
Meskipun geng ini terdiri dari oknum Pekerja Migran Indonesia (PMI), aktivitas mereka semakin meresahkan warga setempat dan mengancam akan menjadi masalah serius.
Menurut informasi yang beredar, anggota geng PHD sering kali berkumpul di jalan-jalan Osaka, membawa senjata tajam seperti pisau, dan kerap menghalangi jalan warga setempat dan mengintimidasi siapa saja yang berani mengomentari unggahan mereka.
Baca Juga: Ramai Artis yang Maju Pilkada 2024 Jadi Cawagub, Siapa Saja?
Aktivitas seperti ini dianggap berpotensi membahayakan ketertiban umum di Jepang, sebuah negara yang sangat menjaga keamanan publik.
Imbauan KBRI dan Reaksi Masyarakat
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo dengan cepat merespons isu ini.
Melalui akun Instagram resmi mereka, @kbritokyo dan @indonesiainosaka (KJRI Osaka) mengimbau seluruh WNI di Jepang untuk:
1. Mematuhi nilai, norma, kebiasaan dan aturan hukum setempat. Setiap pelanggaran memiliki konsekuensi yang menjadi tanggung jawab pelaku;
2. Turut serta menjaga ketertiban umum;
3. Menjaga nama baik bangsa dan negara;
4. Saling mengingatkan dan menjaga komunikasi dengan simpul masyarakat dan Perwakilan RI.
Mereka juga menekankan pentingnya menjaga nama baik Indonesia dan menghindari perilaku yang dapat merusak hubungan baik antara kedua negara.
Unggahan dari @Parsonalsecret di Twitter/X turut mengungkapkan kekhawatiran masyarakat Jepang terhadap geng PHD ini. Dalam cuitannya, ia mempertanyakan apakah Polisi Prefektur Osaka mengetahui situasi ini dan menyatakan niatnya untuk melaporkan aktivitas geng tersebut.
“Meskipun media Jepang belum meliputnya, masyarakat Indonesia membentuk geng di Jepang dan berkumpul dengan pisau dan memposting tentang hal tersebut.”
Baca Juga: Congrats! LE SSERAFIM Jadi Grup K-Pop Dengan Debut Tertinggi Di Daily Top Song USA 2024
“Mereka berkumpul untuk memblokir orang yang lewat dan mengancam orang-orang yang mengomentari postingan mereka. Apakah Polisi Prefektur Osaka tahu? Saya juga akan menghubungi Polisi Prefektur Osaka.”
Situasi ini menjadi peringatan bagi WNI di Jepang bahwa perilaku negatif dapat berakibat serius, baik bagi diri sendiri maupun bagi citra Indonesia di luar negeri.
Artikel Terkait
Hati-hati! Sekelompok Geng Motor Membawa Sajam Beraksi Dikala Subuh, Disekitar Pasar Malabar Tangerang
Anggota TNI Babak Belur Dibacok Geng Motor Medan, Begini Kronologinya
Anggota TNI Dibacok Geng Motor, Alami Luka Serius di Petisah Medan
Hendak Tawuran Belasan Geng Motor Diamankan Polres Purwakarta, ini Kronogisnya