Mengetahui hal tersebut, sejumlah netizen justru menghujat Ridwan Kamil dan menilai program tersebut tidak tepat.
Ada yang berpikir bahwa mobil tersebut juga akan terkena macet, ada juga yang menilai bahwa program ini bukan solusi untuk kemacetan Jakarta.
Baca Juga: Sisi Gelap Tinggal di Jakarta: Tantangan Hidup di Ibukota Indonesia
Ada juga yang menilai kapasitas mobil curhat keliling tidak akan cukup untuk warga Jakarta yang padat.
“Macet dikasi tausiah..kasih solusi pak lewat mana yg ga macet, baik to alim ketika nyaleg,” ketik @irfan_bukan_bach***.
“Lah mobil itu kan bisa ke jebak macet kecuali kalau mobilnya bisa terbang,” ketik @ervanhelgu***.
Baca Juga: Ditunggu-tunggu! Berikut 7 Drakor yang Tayang September, Ada Favorit Mu?
“Buat Ridwan diselesaikan masalah kemacetannya bukan di suruh curhat terus,” ketik @rezeramadhan***.
“Bijimana mau nyamperin yg macet..mobilnya aja kena macet juga…ente kadang-kadang suka kadang-kadang,” ketik @inisial_l***.
“Dikira jumlah rakyat DKI cuma 11 jiwa,” ketik @tazhyas***.***
Artikel Terkait
Ridwan Kamil Singgung Kotak Kosong Saat Deklarasi Maju Pilkada Jakarta
Peluang Anies Maju di Pilkada Jakarta Terbuka usai Putusan Baru MK, Ridwan Kamil: Tidak Masalah
Semakin Sengit! Anies Baswedan dan PDIP Siapkan Kejutan untuk Kalahkan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta
RAWON Tak Jadi, Ini Singkatan Resmi Pasangan Ridwan Kamil dan Suswono di Pilkada Jakarta 2024
Ridwan Kamil Akui Cuitannya Sering Sindir Pemerintah: Saya Julid