Ridwan Kamil Akui Cuitannya Sering Sindir Pemerintah: Saya Julid

Photo Author
Riesa Sativa Ilma, Insibernews
- Minggu, 25 Agustus 2024 | 21:33 WIB
Ridwan Kamil akui sering sindir pemerintah
Ridwan Kamil akui sering sindir pemerintah

INSIBERNEWS - Ridwan Kamil mengakui cuitannya di masa lalu yang seringkali menyindir pemerintahan.

"Sebagaimana nature-nya platform tersebut, saya berekspresi secara bebas. Kadang penuh kritik pedas, kadang nyindir, sering juga nyinyir. Sering saya katakan di mana-mana, dulu saya adalah netizen yang marah—bahkan julid," tulisnya di X seperti dikutip Insibernews, Minggu (25/8/2024).

Menurutnya hal tersebut merupakan sebuah proses hidup, sehingga saat dirinya menjadi pejabat, dia pun merasakan dikritik, disindir di media social.

Ridwan Kamil mengakui bahwa cuitannya tersebut kurang bijak dan bahkan kurang sopan.

Baca Juga: Cak Imin Ungkap Perasaan Senang akan Berjuang di PKB Ditemani Ma'ruf Amin di Periode 2024-2029

Mantan Gubernur Jawa Barat ini pun meminta maaf atas perbuatannya dahulu.

"Konon setiap orang akan melewati fase-fase jadi tukang protes, anak muda yang rebel penuh kritik dan sinisme. Tapi semua orang juga berproses, harus menjadi lebih bijaksana dan tahu diri. Maafkan aku yang dulu," ucapnya.

Sebelumnya, cuitan Ridwan Kamil kembali terangkat dan menjadi perbincangan netizen di media sosial X.

Bakal Calon Gubernur Jakarta yang diusung KIM Plus tersebut menjadi sorotan karena posisinya yang dahulu vokal mendukung demokrasi, namun kini justru bergabung dengan koalisi dari Presiden Jokowi.

Salah satu cuitannya yang disorot adalah yang ditulis pada 9 Juni 2010. Mantan Wali Kota Bandung itu menyebut "Dewan Penipu Rakyat #DPR".

Baca Juga: Erina Gudono Diduga Menginap d Hotel ini, Mewah Tarifnya Fantastis Capai Ratusan Juta

Cuitan ini menjadi bahan pembicaraan setelah di-repost oleh aktor Fedi Nuril. Fedi menulis, "Kepada Yth. @ridwankamil. Ternyata Bapak seorang visioner. Bagaimana rasanya tetap ikut berkompetisi di pilkada akal-akalan ala Dewan Penipu."

Selain itu, Ridwan Kamil juga mengomentari karakter orang Jakarta.

"Tengil, gaul, glamor, songong, pelit, gengsian, egois, pekerja keras, tahan banting, pamer, hedon. Itu karakter org JKT," tulis Ridwan Kamil pada 06 Juni 2011.

Halaman:

Editor: Riesa Sativa Ilma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X