Tidak hanya warga biasa saja, bahkan keluarga Anies Baswedan yang merupakan mantan Gubernur Jakarta juga masuk ke dalam daftar pendukung Dharma Pongrekun-Kun Wardana.
Dikutip InsiberNews dari akun Instagram @najwashihab (16/8/2024), menurut Budi Arie hal ini tidak masalah jika sesuai dengan UU ataupun aturan dalam pemilu.
Baca Juga: Pulang Olimpiade, Rizki Juniansyah Sindir Pemda: Cari Muka
“Pokoknya selama sesuai dengan apa, perundang-undangan yang berlaku atau sistem pemilu yang ada ya silahkan aja,” ujar Budi Arie.
Ketika Budi Arie ditanya oleh wartawan pertanggungjawabannya mengenai kebocoran data dalam kasus pencatutan NIK, ia justru melemparkan masalah tersebut kepada KPU.
“Meskipun NIKnya dicatut, NIK warga dicatut?” tanya salah satu wartawan.
“Itu (soal pencatutan) kan nanti KPU bisa periksa,” jawab Budi Arie.***
Artikel Terkait
Taktik Licik Penguasa Kembali Diluncurkan pada Pilkada Jakarta 2024, Apa Itu?
Pecah dengan Anies Baswedan Sebelum Pilkada Jakarta, PKS Dinilai Ingin Enaknya Saja
Manipulasi Politik Penguasa Jelang Pilkada Jakarta, Pakar Hukum Tata Negara : Sontoloyo!
Kacaunya Pilkada Jakarta, KTP Keluarga Anies Baswedan Tiba-tiba Masuk Daftar Pendukung Dharma Pongrekun
Blunder! Manipulasi Politik di Pilkada Jakarta Lakukan Kesalahan Fatal hingga Ketahuan Anies Baswedan