INSIBERNEWS - Ayah merupakan figur atau sosok pemimpin dan pelindung utama di dalam keluarga. Ia tidak segan berkorban demi anaknya supaya kelak akan menjadi pribadi yang tangguh, sehat serta berguna bagi dirinya, keluarga, nusa dan bangsa.
Intinya, seorang ayah yang baik seharusnya menjadi sosok inspirasi, panutan atau contoh terdekat bagi keluarganya, seperti bagaimana Ia berjuang mencari nafkah hingga meneteskan keringat dan air mata, dari kaki yang gesit hingga langkah gontai bahkan dari wajah yang segar hingga tampak keriput menghiasi tulang pipinya.
Seorang ayah tidak terlalu banyak bercerita, seperti apa mereka berjuang hingga istrinya bisa menyuapi putra dan putrinya dengan nasi hangat dijarinya serta memberinya air minum agar makanan mudah masuk kedalam tubuhnya.
Baca Juga: EDITORIAL: Memalukan! Indonesia Ketergantungan Listrik Dari Malaysia Hingga 2024
Seorang anak tak akan tau bagaimana ayahnya memeluknya dengan mesra hingga menutupi wajahnya dibahu mereka, padahal betapa air matanya menetes membasahi baju dipunggung setiap anaknya.
Tapi senyum dalam lelahnya itu, tak akan tampak saat mereka bertatapan, Ia justru menunjukkan raut kebanggaan seorang ayah yang bahagia karena hari ini dan esok, tetap dan selalu menjadi pejuang keluarganya.
Ketika pagi menjelang, saat ayam berkokok dan siulan burung terdengar antara rimbunan pohon, sang ayah pun berangkat saat buah hatinya masih tertidur lelap dan kembali menelusuri jalan desa dan kota yang tak bisa memberinya kepastian bahwa hari ini akan bisa menggenggam rejeki. Namun Ia yakin bahwa pada setiap langkahnya niscaya Allah SWT akan menghitungnya untuk sebuah kebaikan.
Baca Juga: Seorang Napi Lapas Kelas IIA Tangerang, Tewas Gantung Diri Menggunakan Celana
Pada dasarnya cinta seorang ayah laksana air yang mengalir tanpa henti dan tidak kering didera musim. Inilah salah satu hal yang sulit dibalas oleh seorang anak. Meskipun ia berusaha membalas kasih sayangnya dengan tujuh gunung, tujuh laut bahkan tujuh samudera, tetap saja ia tidak akan sebanding dengan apa yang telah diberikan seorang ayah padanya.
Nah, Baru-baru ini heboh di media sosial khususnya Facebook, terkait perjuangan seorang ayah yang hanya ingin membahagiakan anaknya hingga mau menelusuri jalan sejauh 19 Km dengan berjalan kaki.
Dikutip dari lapor api.nst.com yang diterbitkan pada 14/06/2024, Rashid merupakan seorang ayah yang dikaruniai tiga orang anak ini, berjalan kaki dari rumahnya yang berada di daerah Berangang ke Taman Jasmin, Kajang, Malaysia sejak jam 7 pagi demi mendapatkan makanan gratis dari restoran nasi kukus Kak Chiq.
Berdasarkan keterangan Roimran pemilik restoran, sebelumnya Ia telah dihubungi oleh seorang pria yang menanyakan apakah masih memiliki makanan atau sisa nasi kukus yang bisa diberikan untuk ketiga anaknya.
Sayangnya, restoran sudah tutup pada saat itu. Namun dengan niat baik pihak restoran meminta untuk datang dihari berikutnya.
Artikel Terkait
Kenali 4 Keunikan Tanaman Hias Janda Bolong, Penggemar Tanaman Hias Wajib Tahu
Tanaman Hias Janda Bolong Cepat Layu ? Kenali Penyebab dan Cara Merawatnya
Komedian Pendamping Komeng, Adul Dikabarkan Tidak Bisa Melihat Akibat Terserang Penyakit Glaukoma
Nasib Sial, Seorang Panitia Di Lampung Muntah Darah dan Pingsan Ditendang Sapi Hewan Kurban Yang Mengamuk
Ngamuk! Ogah Disembelih, Sapi Kabur Ke Hutan, Damkar Purwakarta Bantu Warga Evakuasi
Waduh! Ditemukan Cacing Pada Hati Hewan Qurban, Diskanak Purwakarta Langsung Lakukan Tindakan Ini
Atta Halilintar Niat Sumbangkan Hewan Kurban 22 Sapi dan Kambing, bukan Angka Kebetulan
Moment Libur Idul Adha, Wisata Kampung Maranggi Plered Terlihat Ramai Pengunjung
Tips Kreatif : 2 Solusi Perbaiki Remote TV Rusak, Sangat Mudah Bisa Langsung Respon
Sumbang Satu Ekor Sapi Kurban ke Pemkot Solo, Timnas Indonesia U-16 Salat Idul Adha Bersama Wali Kota Girbran Rakabuming di Balai Kota Solo