Nasib Sial, Seorang Panitia Di Lampung Muntah Darah dan Pingsan Ditendang Sapi Hewan Kurban Yang Mengamuk

Photo Author
Abd. Rachman, Insibernews
- Selasa, 18 Juni 2024 | 00:42 WIB
Ilustrasi seekor sapi yang kaget, dan mengamuk menendang seorang panitia hewan qurban (foto:Istimewa)
Ilustrasi seekor sapi yang kaget, dan mengamuk menendang seorang panitia hewan qurban (foto:Istimewa)

INSIBERNEWS – Nasib sial dialami seorang Panitia kurban di Bandar lampung. Dipicu oleh suara sepeda motor yang mengakibatkan sapi itu mengamuk dan menendang seorang panitia hingga muntah darah kemudian pingsan.

Sutiyono seorang panitia hewan kurban Masjid Nurun Yaqin, Way Halim Bandar Lampung menjadi korban kejadian tersebut. Sardi, Rekan korban mengungkapkan peristiwa itu terjadi pada Senin, (17/06/2024)

Kejadian berawal saat mereka membawa sapi ke masjid. Namun, di tengah perjalanan tiba-tiba sapi mengamuk setelah mendengar suara motor

Baca Juga: Jelang Idul Adha 1445 H, Presiden Jokowi Berikan Bantuan Sapi Kurban ke Seluruh Provinsi

Mereka berdua mau membawa sapi itu ke masjid. Namun ketika sampai di depan bengkel, sapi itu kaget dan langsung berontak, kemungkinan karena sapi itu mendengar suara motor yang di gas oleh seorang montir.

"Waktu berontak itu, Yono ini pas berada di samping kaki sapi itu. Kemudian kena tendang bagian perutnya dan langsung kebanting ke aspal," ujar Sardi.

Saat sapi mengamuk, Sardi mengaku langsung melepas tali tambang karena jarinya sudah terlilit hingga nyaris putus.

"Sudah enggak bisa dipegang lagi, jari saya aja udah kejerat. Kalau ditahan terus putus ini jari," ungkap dia.

Baca Juga: Moment Idul Adha, Antusias penyembelihan Hewan Kurban Mesjid Agung Purwakarta, Petugas Tenangkan Sapi

Melihat temannya sudah tergeletak tak sadarkan diri, Sardi meminta panitia lainnya untuk membawa korban ke rumah sakit.

"Iya sudah muntah darah, sudah geletak itu karena kebentur aspal, udah enggak sadarkan diri. Saya langsung minta dibawa ke urip (rumah sakit)," ujarnya.

Tak cuma menendang korban. Sapi yang mengamuk itu sempat pula merobohkan pagar rumah warga dan merusak kaca-kaca jendela.

Akhirnya setelah berbagai upaya, warga berhasil menangkap sapi tersebut, dan selanjutnya dipotong (**)

Editor: Abd. Rachman

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X