Kejagung Diteror Lagi, Kali Ini Drone Melintasi Diatas Gedung Kartika dan Dilakukan Penembakan

Photo Author
Y. Permana, Insibernews
- Kamis, 6 Juni 2024 | 21:02 WIB
Gedung Kejaksaan Agung R.I di Jakarta (foto:Istimewa)
Gedung Kejaksaan Agung R.I di Jakarta (foto:Istimewa)

INSIBERNEWS - Tim pengamanan dalam (Pamdal) Kejaksaan Agung (Kejagung) dan anggota TNI berhasil menembak drone yang melintas atau diterbangkan di atas gedung Kartika, Jakarta Selatan, pada Rabu (5/6/2024) malam.

Drone atau pesawat tanpa awak itu berada di atas gedung Kartika yang merupakan tempat Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah. Diduga teror tersebut belum berakhir, karena tidak ada sanksi kepada anggota densus 88 yang melakukan penguntitan. 

Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 18.44 WIB, awalnya terdengar suara benda jatuh ke sekitaran kantor Kejagung. Tim pengamanan terlihat berkumpul sambil menunggu rekannya dua orang untuk mengamankan drone yang sengaja melintas tersebut.

Pesawat nirawak yang jatuh ditembak itu lalu diamankan di sekitar proyek pembangunan gedung Bundar Kejagung. Terlihat, drone tersebut berukuran kecil yang diduga telah melakukan pengintaian dan pemantauan kondisi keadaan didalam. 

Baca Juga: EDITORIAL: Dor Dan Jatuh! Drone Ditembak di Atas Gedung Utama Kejaksaan Agung

"Setelah berhenti lama di Gedung Utama. Drone melintas di sekitar gedung Kartika, terus ditembak jatuh," kata salah satu tim pengamanan Kejagung di lokasi, Jakarta, Kamis (6/6). 

Bukan kali pertama drone terbang di atas gedung Kartika Kejagung. Sebab, pada Selasa (21/5/2024), beberapa teman wartawan juga mendapatkan informasi soal drone yang melintas di kompleks Kejagung. Namun berhasil kabur karena diketahui oleh tim petugas pengamanan. 

Bahkan petugas pengamanan Kejagung sempat menyiagakan tim penembak drone di lokasi pada Selasa malam. Tak berhenti sampai disitu, pada Kamis (23/5) lalu terlihat drone melintasi diatas gedung Kejagung. Dan sempat ditembak, drone itu kembali ke operator yang tidak jauh dari Mabes Polri. 

Baca Juga: Kinerja KPK Perlu Diperbaiki dan Kurangi Drama, Tirulah Kejagung

Pada saat itu, Kapuspenkum Kejagung RI, Ketut Sumedana mengatakan bahwa penyiagaan penembak drone di kantornya merupakan hal yang lumrah jika terdeteksi petugas pengamanan. 

"Mungkin ada drone muter berapa kali, biasa lah itu, ini kan kantor negara. Pengamanan harus optimal," ujar Ketut beberapa waktu lalu.

Pihak Kejagung belum mengidentifikasi drone yang melintas di kantornya, jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan pada Rabu (5/6) malam kemarin.

Ketut menegaskan pesawat nirawak atau drone itu memang kerap kali melintas di kantornya, namun belum teridentifikasi siapa pemiliknya. 

"Belum (teridentifikasi). Belum ada saya dapat informasi dari teman-teman di sana. Saya jelaskan bahwa drone yang di Kejaksaan Agung itu paling sering," ucap Ketut saat dikonfirmasi, Kamis (6/6/2024).

Halaman:

Editor: Abd. Rachman

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X