Tolak Autopsi, Keluarga Ikhlaskan Dua Anak Perempuan yang Ditemukan Mengambang

Photo Author
D. Amanda, Insibernews
- Rabu, 29 Mei 2024 | 07:12 WIB
Warga yang melakukan evakuasi kepada dua jenazah anak perempuan di Curug Medok, Kampung Cipeutey, Desa Ciseureuheun, Cigeulis, Pandeglang.
Warga yang melakukan evakuasi kepada dua jenazah anak perempuan di Curug Medok, Kampung Cipeutey, Desa Ciseureuheun, Cigeulis, Pandeglang.

 

INSIBERNEWS - Salwa (7) dan Raisya (11) ditemukan sudah tidak bernyawa dan mengambang di Curug medok Kampung Cipeutey, Desa Ciseureuheun, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten

“Pada 27 Mei 2024 diperkirakan pukul 16.30 Wib ditemukan dua perempuan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata Kapolsek Cigeulis Iptu Erwin Heryadi. (29/05/24)

Erwin menjelaskan, awalnya sebanyak 9 orang anak-anak sedang melakukan aktivitas berenang di Curug Medok.

Baca Juga: Tolak Autopsi, Keluarga Ikhlaskan Dua Anak Perempuan yang Ditemukan Mengambang

Kemudian, diduga kedua anak yang ditemukan meninggal karena tidak bisa berenang dan tidak mengetahui bahwa udara di Curug dalam.

“Teman-temannya berteriak, teriakan itu terdengar oleh salah satu warga kemudian berlari dan memberi pertolongan,” jelasnya.

Namun, sesampainya warga tersebut ke lokasi tempat berenang anak-anak itu, kedua anak perempuan yakni Raisya dan Salwa sudah meninggal dunia.

“Kemudian orang tersebut memberitahukan kepada masyarakat dan melaporkan kepada Polisi,” ucapnya.

Baca Juga: Pemkot Tangerang Fasilitasi Masyarakat Yang Terkendala Penerbitan Sertifikat Tanah

Erwin juga menjelaskan, gagal menemukan luka atau tanda benturan di kedua pemakaman.

Selain itu, keluarga kedua anak perempuan tersebut juga menolak untuk melakukan otopsi kepada kedua jenazah dan mengikhlaskan kejadian tersebut.

"Tidak ditemukan luka atau tanda benturan pada dua korban meninggal. Keluarga korban sudah mengikhlaskan dan menerima bahwa kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi," ucapnya.

Baca Juga: Pertamina: Mulai 1 Juni 2024, Beli Gas LPG 3Kg Wajib Gunakan KTP

“Korban juga di makamkan pada malam itu di Kampung Haur, Desa Ciseureuheun, Kecamatan Cigeulis,” tukasnya.

Editor: D. Amanda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X