INSIBERNEWS - Kesunyian dini hari di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, mendadak pecah oleh insiden kecelakaan lalu lintas.
Peristiwa maut yang melibatkan dua kendaraan bermotor itu terjadi tepat di jalur arah utara dekat Gedung Kedutaan Besar Malaysia pada Kamis (22/10/2026) pukul 01.10 WIB, hingga mengakibatkan satu nyawa melayang.
Pihak kepolisian membenarkan adanya tragedi nahas yang diduga kuat dipicu oleh kelalaian salah satu pengemudi tersebut.
Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita, membeberkan bahwa tabrakan ini melibatkan sebuah kendaraan penumpang dan mobil bak terbuka.
Baca Juga: Kemenkes Turun Tangan Usut Ulah Bejat Oknum Dokter di Bandung yang Lecehkan Anak Kandungnya
"Kecelakaan melibatkan Minibus Honda Mobilio B-2607-UFL dan Isuzu Pick Up B-9766-FM. Diduga pengemudi minibus kurang hati-hati dan konsentrasi," terang Kharisma saat memberikan konfirmasi resminya pada Kamis (22/10/2026).
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), peristiwa nahas ini bermula ketika minibus yang dikemudikan oleh Kamal Muhammad Seger (33) melaju kencang dari arah selatan menuju utara.
Setibanya di sekitar lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan fokus sehingga menabrak keras bagian belakang mobil pikap yang dikemudikan Nurjeni (57) yang tengah melaju di jalur yang sama.
"Akibatnya, Isuzu Pick Up terguling ke kiri dengan posisi akhir kedua roda sebelah kanan berada di atas," jelas Kharisma menggambarkan betapa kerasnya benturan yang membuat kendaraan pengangkut barang tersebut hilang keseimbangan.
Imbas kecelakaan hebat ini, pengemudi minibus beserta dua penumpangnya, serta pengemudi pikap bersama satu penumpangnya bernama Junaedi menderita luka-luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit MMC.
Nasib pilu justru menimpa Mulyadi (45), penumpang pikap lainnya yang menderita luka paling fatal hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Tebet.
"Petugas mengamankan barang bukti, mengecek korban luka ke RS MMC, dan membawa korban meninggal ke RSCM untuk pelaksanaan visum luar jenazah," pungkas Kharisma menutup penjelasan terkait penanganan akhir dari kasus kecelakaan tersebut.***
Artikel Terkait
Merangkai Asa dalam Asta Cita, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Pembiayaan dan Pemberdayaan Jutaan UMKM
BYD Terancam Gugatan Rp9,5 Triliun Gegara Sengketa Nama Denza
Kebakaran KMP Batumandi di Merak Tak Makan Korban Jiwa, 420 Penumpang Berhasil Dievakuasi
Sentilan Bahasa Jawa Parlemen Malaysia Soal Asap Karhutla Direspons Langsung Menko PMK Sugiono
Kemenkes Turun Tangan Usut Ulah Bejat Oknum Dokter di Bandung yang Lecehkan Anak Kandungnya