"Untuk sementara pelakunya masih tunggal. Namun, untuk pengembangan-pengembangan nanti, modusnya atau yang lainnya sedang dalam proses pengembangan," jelas Ucup.
Dugaan pembunuhan terhadap H mulai terungkap setelah polisi melakukan ekshumasi jenazah pada Senin (14/9/2026). Dari hasil penyelidikan, polisi kemudian menetapkan F, anak kandung korban, sebagai tersangka.
Peristiwa yang diduga menjadi penyebab kematian H terjadi di rumah korban di Desa Jampang, Kecamatan Gunung Sindur, Bogor, pada Rabu (26/8/2026).
Berdasarkan penyelidikan sementara, aksi tersebut diduga dipicu rasa kesal F setelah mendapat teguran dari ayahnya karena pulang larut malam.
Kini polisi masih mendalami rangkaian kejadian tersebut, termasuk memastikan penyebab kematian H melalui pemeriksaan organ dalam di Laboratorium Forensik Polri. Hasil pemeriksaan diharapkan dapat memberikan petunjuk penting terkait dugaan racun dalam tubuh korban. ***
Artikel Terkait
Dalih Merasa Iba Berujung Petaka, Guru Olahraga di Situbondo Tega Lecehkan Siswi Yatim hingga Terancam Dipecat
Dikritik Sibuk Bikin Konten Saat Evakuasi Virgo Transport 8, Penyelam Basarnas Beri Penjelasan
Kronologi ASN Kemenekraf Vanreko Meninggal Usai Ikuti Latsarmil Komcad, Sempat Pulih dan Sadar
Indonesia Bidik Kursi DK PBB 2029-2030, Sugiono Ungkap Misi yang Bakal Dibawa
Jokowi Ungkap Alasan Baru Tunjukkan KTA PSI, Singgung Soal Momentum Politik
Warga Temukan 2 Jasad di Pesisir Seruyan, Total 9 Jenazah Ditemukan Usai Kecelakaan KM Virgo Transport 8