Penderita asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), misalnya, dapat mengalami kondisi yang lebih berat ketika kualitas udara memburuk akibat paparan asap karhutla.
Tingginya jumlah kasus ISPA dan berbagai keluhan warga menunjukkan bahwa dampak karhutla tidak berhenti pada persoalan lingkungan. Kabut asap juga menjadi persoalan kesehatan masyarakat, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan yang berada di wilayah terdampak. ***
Artikel Terkait
Kecolongan Kasus Asusila di Ponpes Lombok Tengah, Kemenag NTB Baru Bertindak Usai Viral
Isu Duet Dedi Mulyadi dan Gibran di Pilpres 2029 Ramai, Jawaban KDM Justru di Luar Dugaan
Karhutla Kalsel Makin Dekat, 167 Pasien RSJ Sambang Lihum Dievakuasi
DNA Ungkap Identitas Jenazah Pulau Enggano, Surakman Ternyata ABK Arupadhatu 1
MBG di Batang Bikin 276 Orang Jatuh Sakit, Orang Tua Ikut Terdampak karena Makan Sisa Anak
Ombudsman Temukan Belasan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Buka Suara