Kontroversi tersebut bermula dari lagu "Lalaki Langit, Lalanang Bejat" yang diunggah Binzein melalui media sosial pada Januari 2026. Sejumlah penggalan liriknya menyinggung persoalan keguguran, penggunaan bra, keterlambatan menstruasi, hingga riasan wajah perempuan.
Lirik-lirik tersebut kemudian menuai kritik karena dinilai mengandung stereotip dan berpotensi merendahkan perempuan. Hingga kini, perdebatan mengenai lagu tersebut masih menjadi perhatian publik di media sosial. ***
Artikel Terkait
Hakim Ngacir Usai Bacakan Vonis Nadiem Makarim, Pengacara Protes: Kenapa Buru-buru, Takut?
Menteri HAM Pigai Minta Taufik Hidayat Dihukum Berat, Kasus Penganiayaan YTR Tak Boleh Berakhir Damai
Gelar Rekonstruksi, Polisi Urai Rangkaian Kasus Penyekapan Perempuan di Bandung
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 2295 Orang Operasi Penyelamatan Terus Berlangsung
Empat Tersangka Penyerobotan Lahan Ditangkap, Proyek Rusun Tanah Abang Tetap Berlanjut
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru, Kasus Korupsi Program MBG Kian Meluas